NASIONAL
Direncanakan Bebas, Ba’asyir Minta Waktu 3 Hari
Dibebaskan karena pertimbangan rasa kemanusiaan.
AKTUALITAS.ID – Presiden Jokowi menyetujui pembebasan terpidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Ba’asyir. Kepastian dibebaskannya terpidana 15 tahun penjara kasus terorisme itu setelah Jokowi mengutus pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra menemui Ba’asyir di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/1/2019).
Yusril saat ini diketahui merupakan penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019 ini. Yusril mengatakan, Jokowi berpendapat bahwa Ba’asyir harus dibebaskan karena pertimbangan kemanusiaan.
“Ba’asyir sendiri minta waktu setidaknya tiga hari untuk membereskan barang-barangnya yang ada di sel penjara. Setelah bebas, Baasyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim,” kata Yusril.
Pihak keluarga Ba’asyir telah mendapat kabar pembebasan tersebut. Keluarga pun menyambut baik rencana pembebasan tersebut.
“Iya Insyaallah (bebas). Kami secara resmi diberitahu hari oleh Pak Yusril. Jadi beliau yang datang bersamaan dengan beliau membesuk dan juga khotbah di masjid lapas (Gunung Sindur) dan kemudian beliau sambil beritahukan Abu Bakar Ba’asyir, bahwa upaya yang selama ini dilakukan Alhamdulillah membuahkan hasil dan Presiden sudah menyetujui bahwa Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dibebaskan,” kata Putra Ustaz Abu Bakar Ba’asyir, Abdul Rochim, seperti dikutip dari Liputan6.com.
Dia mengatakan, tak ada syarat apapun diberikan pemerintah terkait pembebasan ini. Menurut dia, pembebasan ini murni atas dasar kemanusiaan.
“Dibebaskan murni karena alasan kemanusiaan, karena kondisi beliau yang sudah tua dan umur, sehingga beliau atas nama kemanusiaan itulah Presiden mengambil kebijakan agar beliau dibebaskan tanpa syarat. Tanpa syarat apapun bebas murni di rumah,” kata Abdul Rochim.
Dia menegaskan, pihaknya kini tengah mengurusi penyelesaian surat-surat administrasi saja. “Mungkin karena besok Sabtu dan Minggu, mungkin proses akan membutuhkan beberapa hari berikutnya. Bisa jadi Senin atau Selasa, InsyaAllah,” pungkasnya.
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
RAGAM27/04/2026 00:01 WIBOTW Pestapora 2026 Buka Selebrasi, Tukar Setlist Lintas Generasi Siap Guncang Jakarta
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme