Connect with us

OLAHRAGA

Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026

Aktualitas.id -

Petenis Polandia Iga Swiatek memukul bola ke arah petenis Amerika Serikat Amanda Anisimova dalam final tunggal putri Kejuaraan Tenis Wimbledon di London, Inggris, Sabtu (12/7/2025). (REUTERS/Toby Melville).

AKTUALITAS.ID – Setelah mengalami sakit pencernaan dalam pertandingan babak ketiga melawan unggulan ke-31 Ann Li di Park Manzanares, Madrid, Spanyol, Sabtu (25/4/2026) waktu setempat, petenis unggulan keempat Iga Swiatek terpaksa mengundurkan diri dari Madrid Open 2026.

Pertandingan tengah pada set ketiga dan Swiatek dalam keadaan tertinggal 0-2 ketika ia meminta medical timeout atau istirahat medis. Swiatek sempat melanjutkan permainan sebelum akhirnya ia harus mundur sepenuhnya beberapa poin memasuki gim keempat dengan skor akhir 6-7(7), 6-2, 0-3.

“Dua hari terakhir ini sangat buruk, saya rasa saya terkena virus,” kata Swiatek seusai pertandingan dikutip dari WTA.

“Beberapa jam terasa baik, beberapa jam terasa sangat buruk. Saya tidak punya energi sama sekali, tidak stabil, dan saya merasa sangat tidak enak badan secara fisik,” ujar dia menambahkan.

Li memiliki kesempatan untuk mengamankan set pertama jauh lebih awal sebelum tiebreak. Li memiliki kesempatan melakukan servis untuk set tersebut pada kedudukan 5-4.

Unggul 40-30, momen pertama Li datang, tetapi seringkali Swiatek berhasil mendikte reli, hingga akhirnya Li harus melakoni tiebreak demi menyelamatkan set point dan mencuri set pertama.

Setelah jeda panjang antarset, Swiatek langsung tancap gas, memenangi 16 dari 21 poin pertama dan unggul 4-0, yang ditandai dengan break pembuka tanpa kehilangan poin.

Dua break awal itu sudah cukup, karena petenis Polandia itu memenangi set hanya dalam 39 menit.

Set penentu mengikuti pola yang sama dengan set pertama, di mana Li mencetak break awal untuk unggul 2-0 akibat kesalahan forehand Swiatek.

Namun, performa Swiatek tampak menurun, ia terlihat lebih lesu, yang berujung pada istirahat medis di mana dia dirawat karena sakit.

Ketika Swiatek kembali ke lapangan setelah jeda medis, Li mempertahankan servisnya, dan Swiatek tidak dapat menyelesaikan pertandingan sehingga ia tersingkir dari Madrid jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

“Saya tahu itu akan sulit, tetapi saya tetap ingin mencoba karena saya sudah pernah sakit dua kali dalam karier saya dan saya masih bisa memenangkan sebagian besar pertandingan saya,” kata Swiatek.

“Saya rasa itu tergantung seberapa parah sakitnya, dan saya rasa kali ini lebih parah dari sebelumnya,” ujar dia menambahkan.

Bagi Li, kemenangan tersebut adalah kemenangan yang kedua dalam kariernya atas petenis Top 10. Kemenangan Li sebelumnya atas petenis Top 10 terjadi lebih dari empat tahun lalu, mengalahkan Anett Kontaveit di babak kedua Miami Open.

“Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, saya sangat menyesal untuknya karena dia harus mundur, tidak pernah mudah untuk kalah seperti itu,” kata Li.

“Saya sangat bangga dengan cara saya berjuang dan saya terus maju,” ujar dia melengkapi.

Kemenangan tersebut juga merupakan kemenangan kelima Li atas mantan juara Grand Slam, dan ia mencapai babak 16 besar kedua dalam kariernya di turnamen WTA 1000 setelah Doha 2026. Ia akan menghadapi Leylah Fernandez di babak keempat.

(Purnomo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version