NUSANTARA
Siaga! 90 Desa di Lebak Terancam Kekeringan Parah
AKTUALITAS.ID – Ancaman musim kemarau panjang mulai menghantui Kabupaten Lebak, Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menetapkan status siaga setelah memetakan sedikitnya 90 desa di 23 kecamatan yang berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026.
Langkah siaga ini dilakukan menyusul perkiraan BMKG yang menyebut musim kemarau berpotensi berlangsung hingga enam bulan ke depan. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu berbagai dampak serius, mulai dari krisis air bersih, gagal panen, meningkatnya penyakit menular hingga risiko kebakaran permukiman.
“Kami telah melakukan mitigasi dan pemetaan daerah rawan kekeringan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” kata Kepala BPBD Lebak, Sukanta, Selasa (9/6/2026).
Sebagai langkah antisipasi, BPBD menyiagakan petugas selama 24 jam penuh serta menyiapkan armada tangki air untuk menyuplai kebutuhan warga di wilayah terdampak. Penyaluran air bersih disebut akan dilakukan secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kekhawatiran warga mulai terasa di sejumlah daerah. Di Kecamatan Wanasalam, misalnya, beberapa sumur warga dilaporkan mulai mengalami penyusutan debit air akibat minimnya hujan dalam beberapa pekan terakhir.
Jika kondisi terus memburuk, ancaman krisis air bersih dikhawatirkan meluas ke berbagai wilayah lain. Pemerintah daerah pun kini mempercepat koordinasi lintas instansi guna menekan dampak kemarau panjang yang diperkirakan menjadi salah satu tantangan terbesar tahun ini. (Kusuma/Mun)
-
RIAU09/09/2026 09:15 WIBTukang Gigi Tewas Dikeroyok Tetangga
-
JABODETABEK09/09/2026 06:30 WIB5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
NUSANTARA09/09/2026 12:30 WIBAnak Krakatau Kembali Erupsi
-
POLITIK09/09/2026 07:00 WIBTak Terima Difitnah, PDIP Lapor Polisi Soal Isu ‘Ojol Settingan’
-
POLITIK09/09/2026 13:00 WIBAHY Dilirik untuk 2029, NasDem Tetap Prabowo
-
POLITIK09/09/2026 11:00 WIBPKB: Sah-Sah Saja AHY Mau Maju
-
DUNIA09/09/2026 12:00 WIBHamas: Israel Angkut Puing untuk Hilangkan Bukti Genosida
-
NASIONAL09/09/2026 14:00 WIBPolri dan Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda