Berita
Hadapi Sengketa Pemilu di MK, KPU Buka Lelang Tim Hukum
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). KPU mulai mempersiapkan dokumen dan tim hukum menghadapi gugatan pihak yang keberatan atas hasil Pemilu 2019. “Kami siapkan dokumen. Kami membentuk tim hukum,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditemui di kantornya, Senin (20/5/2019). Wahyu menjelaskan tim […]
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi sengketa Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).
KPU mulai mempersiapkan dokumen dan tim hukum menghadapi gugatan pihak yang keberatan atas hasil Pemilu 2019.
“Kami siapkan dokumen. Kami membentuk tim hukum,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditemui di kantornya, Senin (20/5/2019).
Wahyu menjelaskan tim hukum KPU dibentuk setelah menggelar lelang terbuka di publik dan berasal dari unsur eksternal.
“Kami mengontrak tim hukum. Tim hukum itu dikontrak berdasarkan proses pengadaan barang dan jasa secara terbuka,” jelasnya.
Lelang untuk membentuk tim lawyer masih berlangsung. Total, KPU akan membentuk enam tim lawyer yang dipakai menghadapi sengketa Pilpres dan Pileg 2019.
“Jadi, yang jelas enam tim. Itu yang menangani Pileg, Pilpres, dan DPD, sudah menangani sendiri-sendiri,” tutupnya.
-
NASIONAL13/03/2026 22:30 WIBKontraS Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
-
NASIONAL13/03/2026 23:33 WIBAndrie Yunus Alami Luka di Wajah dan Dada Akibat Serangan Air Keras
-
NASIONAL13/03/2026 22:00 WIBMahasiswa Malang Sebut BoP Khianati UUD 1945
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
NASIONAL14/03/2026 07:00 WIBKader PKB Syamsul Auliya Ditangkap KPK dalam OTT Proyek Pemkab Cilacap
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

















