Berita
Usai Jabatannya Selesai, JK Bakal Fokus Urus Masjid
JK Tidak tertarik dengan jabatan politik.
AKTUALITAS.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku tidak tertarik lagi dengan jabatan politik. Eks Ketum Golkar ini berniat untuk fokus pada bidang sosial keagamaan usai masa jabatannya selesai.
JK, sapaan karib Wapres mengungkapkan, dirinya berniat mengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan pekerjaan sosial lainnya.
“Saya istirahat 100 hari lagi, kembali ke pekerjaan semula, urus DMI, urus agama, pendidikan, urusan sosial lainnya. Dan tentu memberi sumbangan pikiran,” ujar JK, Kamis (11/7).
JK mengatakan, telah menjalani karier selama 20 tahun di pemerintahan. Ketua Umum DMI ini mengibaratkan perjalanan kariernya seperti tentara yang meningkat secara bertahap.
“Saya menteri, habis menteri jadi menko, dari menko jadi wapres, naik pangkat lagi cuma yang nomor satu (presiden) tidak bisa dicapai. Kalah saya waktu 2009 itu,” kelakarnya.
Sebelum mendampingi Joko Widodo sebagai wapres sejak 2014, JK pernah menjabat sebagai wapres pada 2004-2009 mendampingi Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tahun 2009, JK menanntang SBY di Pilpres, SBY bersama Boediono sedangkan JK menggandeng Wiranto. SBY-Boediono keluar sebagai pemenang.
JK juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dan Menko Kesra di masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri. [RMOL]
-
FOTO22/07/2026 19:28 WIBFOTO: Sudaryono Sapa Staf BGN
-
FOTO22/07/2026 22:00 WIBFOTO: Bangun Paulus Tudungta Jalani Sidang Dugaan Pemerasan
-
JABODETABEK22/07/2026 20:00 WIBRefly Harun Ungkap Kronologi Dugaan Pemerasan Bangun Paulus terhadap VL
-
EKBIS22/07/2026 20:15 WIBKementerian PKP Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah, Tata Kelola Tetap Terjaga
-
POLITIK22/07/2026 18:30 WIBBawaslu Kampus Connect Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Pemilu
-
JABODETABEK22/07/2026 20:35 WIBSidang Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum Pengacara Ditunda hingga 10 Agustus
-
NASIONAL22/07/2026 19:00 WIBKuasa Hukum Sony Sonjaya Desak Kejagung Periksa Nanik S Deyang
-
DUNIA22/07/2026 18:00 WIBMedia AS: Trump Kesulitan Lindungi 50 Ribu Tentara