Berita
Polisi Bongkar Sindikat Preman Berkedok Jasa Tagih Utang
“Ini merupakan sindikat premanisme berkedok jasa penagih utang,
AKTUALITAS.ID – Polres Metro Jakarta Barat mengamankan sejumlah preman sebagai debt collector, setelah melakukan penyekapan dan mengintimidasi korban yang merupakan Direktur Utama PT Maxima, Engkos Kosasih.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suratna Sitepu, menjelaskan instansinya berhasil membongkar sindikat tersebut dan mengamankan tujuh orang pelaku intimidasi dan penyekapan yang dilakukan di Hotel Grand Akoya, Taman Sari, Jakarta Barat.
“Ini merupakan sindikat premanisme berkedok jasa penagih utang, di mana kami berhasil mengamankan ketujuh tersangka,” kata Edy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/10) 2019.
Edy menjelaskan ketujuh pelaku itu merupakan suruhan dari sebuah perusahaan, yang bergerak sebagai jasa penagih utang yaitu PT. Hai Sua Jaya Sentosa.
Namun, Edy belum mau menjelaskan detail kasus tersebut, karena proses penyelidikan masih berlangsung di Polres Jakarta Barat. Pihak Polres pun baru akan merilis kasus itu usai melakukan pengembangan.
“Saat ini ketujuh pelaku dan korban sedang dilakukan penyelidikan, dan kami masih melakukan proses pengembangan akan kasus tersebut,” kata Edy.
“Untuk selengkapnya secara detail akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” ujarnya.
-
JABODETABEK26/04/2026 20:00 WIBGerakan Pangan Murah, Perkuat Daya Beli Masyarakat
-
PAPUA TENGAH26/04/2026 16:00 WIBKodim 1714/Puncak Jaya Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Kampung Tirineri
-
RAGAM26/04/2026 17:00 WIBJaga Kesehatan Kulit, Syifa Hadju Manfaatkan Konsumsi Kolagen
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
DUNIA26/04/2026 18:00 WIBPelaku Penembakan Mengaku Incar Pejabat AS di Acara Trump
-
RAGAM27/04/2026 00:01 WIBOTW Pestapora 2026 Buka Selebrasi, Tukar Setlist Lintas Generasi Siap Guncang Jakarta
-
OLAHRAGA26/04/2026 19:00 WIBPiala Uber 2026, Tiwi/Fadia Perlebar Keunggulan Indonesia atas Kanada 3-1
-
EKBIS26/04/2026 22:00 WIBTol Cipularang dan Padaleunyi Kembali di Lakukan Pemeliharaan