Berita
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke 6.027
Pada pra perdagangan, IHSG menguat 11,7 poin (0,20%) ke 6.023.
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di awal pekan. IHSG menguat 17 poin (0,25%) ke 6.027.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.103. Mata uang Paman Sam cenderung menguat pagi ini.
Pada pra perdagangan, IHSG menguat 11,7 poin (0,20%) ke 6.023. Indeks LQ45 juga menguat 3,8 poin (0,41%) ke 960.
Membuka perdagangan Senin (2/12), IHSG masih menguat 17 poin (0,25%) ke 6.027. Indeks LQ45 juga naik 3,5 poin (0,37%) ke 960.
Sedangkan pada perdagangan Jumat (29/11) bursa saham Wall Street kompak ditutup dalam zona merah, di mana Dow Jones dan S&P turun masing-masing sebesar 0,40%, sedangkan Nasdaq melemah 0,46%.
Pelemahan tersebut seiring dengan kembali memanasnya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China di tengah aksi demonstrasi besar yang terjadi di Hong Kong.
Hal ini terjadi setelah China mengancam untuk membalas undang-undang AS sebelumnya yang mendukung pemrotes pro-demokrasi di Hong Kong dengan langkah potensial di antaranya, dengan melarang para penyusun undang-undang untuk memasuki wilayah China, Hong Kong dan Makau.
Bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak di zona hijau, berikut pergerakannya:
Indeks Nikkei 225 naik 225 poin ke 23.518
Indeks Hang Seng bertambah 149 poin ke 26.495
Indeks Shanghai menguat 14 poin ke 2.886
Indeks Strait Times naik 3,8 poin ke 3.197
-
JABODETABEK19/08/2026 05:30 WIBBMKG Ungkap Jam Rawan Hujan di Jakarta Rabu
-
NUSANTARA19/08/2026 07:30 WIBAnak Krakatau Erupsi 19 Kali di Hari Kemerdekaan
-
POLITIK19/08/2026 10:00 WIBDicecar Wartawan Soal Uang Dollar, Raja Juli Mendadak Bungkam
-
OASE19/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Rahasia Keadilan Allah di Hari Kiamat
-
DUNIA19/08/2026 08:00 WIBDrone Houthi Ledakkan Kilang Minyak Saudi
-
NUSANTARA19/08/2026 08:30 WIBPendaki Brebes Terpeleset ke Kawah Slamet
-
NASIONAL19/08/2026 11:00 WIBIstana Putuskan Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat
-
DUNIA19/08/2026 18:00 WIBIsrael Kaget Iran Bisa Produksi Ribuan Rudal