Berita
Wabah Corona, Airlangga Perintahkan Mendag Buka Seluruh Keran Impor Pangan
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memerintahkan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto untuk membuka seluruh Persetujuan Impor (PI) pangan. Tujuannya, agar aktivitas impor bahan pangan bisa segera dilakukan guna mencukupi kebutuhan masyarakat di tengah penyebaran virus corona atau covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Ia mengatakan perintah tersebut merupakan keputusan […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memerintahkan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto untuk membuka seluruh Persetujuan Impor (PI) pangan. Tujuannya, agar aktivitas impor bahan pangan bisa segera dilakukan guna mencukupi kebutuhan masyarakat di tengah penyebaran virus corona atau covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Ia mengatakan perintah tersebut merupakan keputusan yang didasari hasil pemantauan ketersediaan pasokan 11 komoditas pangan di dalam negeri.
“Menko sudah meminta Mendag mengeluarkan seluruh persetujuan impornya dan tadi pagi sudah kami pantau beberapa di antaranya sudah keluar. Sebut saja beras, gula, yang kami diskusikan ada 11 komoditas,” ungkap Susiwijono, Selasa (17/3/2020).
Susi mengatakan 11 komoditas pangan ini merupakan bahan pokok yang permintaannya akan meningkat jelang Ramadan, seperti beras, gula, daging sapi, daging kerbau, bawang putih, jagung, dan lainnya.
“Ini sudah kami evaluasi, bahan pangan mana saja yang harus segera di-supply (pasok), baik dari eks impor maupun dari dalam negeri,” katanya.
Pemerintah juga meminta para pengusaha besar di berbagai asosiasi untuk menjamin pasokan bahan pokok kepada masyarakat. Mulai dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Himpunan Peritel dan Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI).
“Mereka sebagai supplier makanan dan minuman kami minta pastikan dan jamin pasokan dan harga,” tuturnya.
Sementara berdasarkan data terakhir Kemenko Perekonomian, jumlah pasokan beras di gudang penyimpanan Perum Bulog, penggilingan petani, dan pedagang mencapai 3,5 juta ton.
Ketersediaan pasokan beras diprediksi akan meningkat sampai 7,7 juta ton karena mendapat tambahan dari panen raya pada Maret-Mei 2020.
Sementara, pasokan daging sapi dan kerbau akan bertambah dari realisasi impor masing-masing sebanyak 120 ribu ton dan 170 ribu ton. Kemudian, pasokan jagung saat ini sebanyak 661 ribu ton akan meningkat menjadi 6,2 juta ton berkat panen pada bulan ini.
-
NASIONAL28/06/2026 16:00 WIBKomisi I: Peserta SPPI Disiapkan Jadi Manajer Pembangunan, Bukan Prajurit Tempur
-
RIAU28/06/2026 20:30 WIBFahmil Qur’an Bengkalis Melaju ke Final MTQ Riau 2026 Usai Raih Nilai Tertinggi
-
RIAU28/06/2026 16:20 WIBPolda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
-
POLITIK28/06/2026 16:43 WIBMeski Didukung Jokowi, Tidak Jaminan PSI akan Jadi Partai Besar
-
NASIONAL29/06/2026 00:00 WIBDPR Desak Kemhan Hentikan Sementara Latsarmil SPPI 2026
-
EKBIS28/06/2026 21:00 WIBPrabowo Diminta Tinjau Ulang Rencana Aturan Kadar Tar dan Nikotin Rokok
-
POLITIK28/06/2026 22:30 WIBPengamat Sebut Parpol Harus Punya Enam Modal Agar Punya Kekuatan Besar di Indonesia
-
POLITIK28/06/2026 17:29 WIBBesok, DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik Anggota KPU RI Terkait Penggunaan Helikopter