EKBIS
Airlangga Pastikan Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026
AKTUALITAS.ID – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir Desember 2026. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menegaskan bahwa menjaga daya beli masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah di tengah tingginya harga minyak dunia.
Airlangga mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap difungsikan sebagai shock absorber atau peredam gejolak untuk menjaga stabilitas harga energi nasional.
Menurutnya, kebijakan tersebut tetap dijalankan meskipun rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) sepanjang Semester I-2026 telah mencapai US$90,46 per barel, jauh di atas asumsi yang digunakan dalam APBN.
“Prinsip pemerintah jelas, daya beli masyarakat tidak boleh tergerus. Karena itu harga BBM kita jaga, harga pangan kita stabilkan, dan stimulus kita salurkan tepat sasaran,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.
Ia menegaskan kebijakan mempertahankan harga Pertalite merupakan bagian dari arahan Presiden agar masyarakat tidak terbebani kenaikan biaya energi di tengah dinamika ekonomi global.
Selain menjaga harga BBM subsidi, pemerintah juga menyiapkan langkah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui percepatan implementasi program biodiesel B50.
Airlangga menjelaskan penerapan B50 diharapkan mampu mengurangi bahkan menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap impor solar.
“Dengan diterapkannya B50 maka kita tidak lagi impor solar. Dan sebetulnya dengan harga sekarang juga relatif pemanfaatan subsidi relatif kecil untuk B50,” katanya.
Program B50 merupakan kebijakan pencampuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar, yang ditujukan untuk menekan impor bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dalam negeri.
Pemerintah berharap kombinasi antara stabilisasi harga BBM subsidi dan penguatan bauran energi nasional dapat menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat hingga akhir tahun.
Kepastian yang disampaikan Airlangga berarti komitmen pemerintah saat ini adalah mempertahankan harga Pertalite hingga Desember 2026. Namun, kebijakan harga BBM tetap menjadi kewenangan pemerintah dan dapat dipengaruhi oleh perkembangan kondisi fiskal, harga energi global, serta keputusan resmi yang berlaku di kemudian hari. (Andrey/Mun)
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
POLITIK20/09/2026 10:00 WIBMenteri ATR/BPN Ternyata Sudah Lama Cabut dari Pengurus Golkar
-
POLITIK20/09/2026 07:00 WIBPrabowo Buka Pintu Reshuffle, PDIP: Kami Tetap di Luar
-
DUNIA20/09/2026 08:00 WIBPBB: Serangan Brutal AS ke Iran Murni Kejahatan Perang
-
NUSANTARA20/09/2026 14:00 WIBApi Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota
-
OASE20/09/2026 05:00 WIB8 Ayat Al-Qur’an Ini Bongkar Kunci Hidup Sehat Bebas Penyakit
-
POLITIK20/09/2026 06:00 WIBPKB Buka Pintu PT 5 Persen untuk Pemilu 2029
-
DUNIA20/09/2026 12:00 WIBIran Gantung Mata-mata Mossad