NASIONAL
Waka MPR Harap Harga BBM Normal Lagi
AKTUALITAS.ID – Kabar tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memunculkan harapan baru bagi pasar energi dunia. Wakil Ketua MPR RI sekaligus anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, berharap meredanya konflik geopolitik tersebut dapat membuka jalan bagi penurunan harga minyak dunia yang pada akhirnya berdampak pada harga BBM nonsubsidi di Indonesia.
Menurut Eddy, berakhirnya ketegangan antara AS dan Iran menjadi sinyal positif bagi stabilitas kawasan Timur Tengah, khususnya jalur distribusi energi global yang selama beberapa bulan terakhir terganggu akibat konflik.
“Perdamaian ini tentu menjadi kabar baik. Risiko perang bisa ditekan dan aktivitas perdagangan energi dunia berpeluang kembali normal,” ujar Eddy, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, normalisasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz berpotensi memperlancar distribusi minyak mentah dan produk turunannya ke berbagai negara. Jika pasokan kembali stabil, tekanan terhadap harga minyak dunia diperkirakan akan berkurang.
Eddy berharap dampak positif tersebut nantinya juga dirasakan masyarakat Indonesia melalui penyesuaian harga BBM, terutama jenis nonsubsidi seperti Pertamax, setelah stok minyak yang dibeli Pertamina berasal dari harga minyak mentah yang lebih rendah.
“Kami berharap ketika harga minyak mentah dunia kembali normal dan pembelian stok baru dilakukan dengan harga yang lebih rendah, maka harga BBM nonsubsidi juga dapat disesuaikan,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa dokumen kesepakatan damai dengan Iran telah disepakati. Dalam pernyataannya, Trump juga menyebut pembatasan di Selat Hormuz akan diakhiri sehingga jalur pelayaran internasional dapat kembali beroperasi.
Kesepakatan damai tersebut dijadwalkan akan ditandatangani pada 19 Juni 2026. Apabila implementasinya berjalan sesuai rencana, pasar energi global diperkirakan akan mencermati perkembangan tersebut karena dapat memengaruhi harga minyak mentah internasional.
Meski demikian, besaran harga BBM di Indonesia tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk pergerakan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, biaya distribusi, serta kebijakan pemerintah dan Pertamina. Karena itu, dampak terhadap harga BBM domestik akan bergantung pada perkembangan pasar dan kebijakan yang berlaku. (Mun)
-
DUNIA02/08/2026 15:00 WIBBelasan Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Peru
-
OTOTEK02/08/2026 14:00 WIBBRIN Ingatkan Orbit Bumi Makin Padat Ancaman Tabrakan Satelit Mengintai
-
JABODETABEK02/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Dibuka Pagi Ini Cek Lokasinya
-
JABODETABEK02/08/2026 08:30 WIBKemarau Ekstrem, Ribuan Keluarga Bogor Kesulitan Air Bersih
-
NUSANTARA02/08/2026 13:00 WIBWasit Tarkam Dikeroyok Suporter Laga Langsung Ricuh
-
DUNIA02/08/2026 08:00 WIBIran Siaga Penuh! AS-Israel Dikabarkan Susun Serangan Besar
-
DUNIA02/08/2026 12:00 WIBKuwait Gagalkan Serangan Drone Iran ke Fasilitas Pemerintah
-
EKBIS02/08/2026 10:00 WIBHarga Sawit RI Turun Saat Permintaan India Melambat