Connect with us

OASE

Ini Tujuan Allah Menciptakan Laki-laki dan Perempuan Menurut Al-Qur’an

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: meta ai

AKTUALITAS.ID – Al-Qur’an menjelaskan bahwa salah satu tanda kebesaran Allah SWT adalah menciptakan manusia secara berpasang-pasangan, yakni laki-laki dan perempuan. Konsep tersebut bukan hanya berkaitan dengan kelangsungan keturunan, tetapi juga menjadi jalan untuk menghadirkan ketenangan, kasih sayang, dan membangun kehidupan keluarga yang harmonis.

Salah satu ayat yang menjelaskan hal tersebut terdapat dalam Surat An-Nahl ayat 72.

“Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenismu sendiri dan menjadikan bagimu dari pasanganmu anak-anak dan cucu-cucu serta memberimu rezeki dari yang baik…” (QS An-Nahl: 72)

Ayat tersebut menerangkan bahwa Allah menganugerahkan pasangan hidup sebagai bagian dari nikmat-Nya kepada manusia. Dari hubungan suami istri yang sah lahirlah generasi penerus yang melanjutkan kehidupan serta menjalankan amanah sebagai khalifah di muka bumi.

Pasangan Menjadi Sumber Ketenangan

Makna serupa juga dijelaskan dalam Surat Ar-Rum ayat 21, yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan pasangan agar manusia memperoleh ketenteraman (sakinah), sekaligus menumbuhkan kasih sayang (mawaddah) dan cinta penuh rahmat (rahmah) dalam kehidupan rumah tangga.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang kuat, harmonis, dan saling mendukung menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Allah Menciptakan Segala Sesuatu Berpasangan

Selain berbicara mengenai manusia, Al-Qur’an juga menjelaskan bahwa konsep berpasangan merupakan bagian dari tanda kebesaran Allah di alam semesta.

Dalam Surat Adz-Dzariyat ayat 49, Allah berfirman:

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS Adz-Dzariyat: 49)

Ayat ini dipahami para ulama sebagai isyarat bahwa banyak ciptaan Allah memiliki pasangan atau saling melengkapi sesuai sunnatullah.

Sementara itu, Surat Yasin ayat 36 juga menyebutkan bahwa Allah menciptakan pasangan dari tumbuh-tumbuhan, manusia, dan berbagai ciptaan lain yang pada masa itu belum diketahui manusia.

Selaras dengan Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Sejumlah penafsir kontemporer memandang bahwa ayat-ayat tersebut dapat dipahami sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, misalnya ditemukannya sistem reproduksi pada tumbuhan yang memiliki organ jantan dan betina.

Sebagian penulis juga mengaitkan konsep “berpasangan” dengan fenomena ilmiah lain, seperti pasangan basa DNA atau keberadaan materi dan antimateri dalam fisika. Namun, hubungan tersebut merupakan tafsir atau refleksi ilmiah, bukan makna eksplisit ayat, sehingga perlu dipahami secara proporsional dan tidak dianggap sebagai penafsiran tunggal.

Nikmat yang Patut Disyukuri

Menurut Tafsir Kementerian Agama RI, pasangan hidup merupakan salah satu nikmat besar yang Allah berikan kepada manusia. Melalui keluarga, manusia memperoleh ketenangan, membangun masyarakat yang baik, serta melahirkan generasi yang mampu menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi.

Karena itu, Al-Qur’an mengajak manusia untuk mensyukuri nikmat tersebut dengan membangun rumah tangga yang dilandasi keimanan, kasih sayang, tanggung jawab, dan akhlak mulia. Di sisi lain, ayat-ayat tersebut juga mengingatkan agar manusia tidak mengingkari nikmat Allah maupun menyekutukan-Nya dengan sesuatu yang lain. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version