Berita
Buru Kelompok MIT Pembunuh Satu Keluarga di Sigi, Ratusan Pasukan Gabungan Disebar
AKTUALITAS.ID – Sebanyak seratus pasukan gabungan diturunkan untuk memburu pelaku pembunuhan satu keluarga di satu keluarga di Desa Lembontongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Pelaku yang diburu yakni kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. “Saat ini sudah ada back up kurang lebih 100 orang pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng, dan TNI, untuk […]
AKTUALITAS.ID – Sebanyak seratus pasukan gabungan diturunkan untuk memburu pelaku pembunuhan satu keluarga di satu keluarga di Desa Lembontongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Pelaku yang diburu yakni kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.
“Saat ini sudah ada back up kurang lebih 100 orang pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng, dan TNI, untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora tersebut,” tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Sabtu (28/11).
Menurut Awi, hasil pemeriksaan saksi diketahui pelaku berjumlah kurang lebih 10 orang. Tiga di antaranya membawa senjata api laras panjang dan genggam.
“Di TKP anggota Polsek Palolo menemukan empat mayat dan tujuh rumah warga dalam kondisi terbakar,” jelas Awi.
Berdasarkan informasi awal, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 27 November 2020. Dalam kejadian tersebut, terjadi tindak penganiayaan hingga pembunuhan.
Identitas keluarga tersebut adalah ayah dan ibu yakni Yasa dan Nei, kemudian anak atas nama Ulin dan suaminya, Pino. Kediamannya berada di Dusun ST 2 Lewono.
Kelompok MIT menyandera mereka dan disebut melakukan pembunuhan terhadap Yase dan Pino. Sementara Nei mengalami luka-luka dan Ulin berhasil menyelamatkan diri dan menyampaikan kabar tersebut ke Desa Lembontongoa.
Meski begitu, Ulin diketahui kembali ke kediamannya untuk memeriksa keluarganya usai melaporkan peristiwa itu ke desa.
Pihak kepolisian menelusuri informasi tersebut dengan mendatangi TKP. Lokasinya sendiri berada di daerah pegunungan kebun dan tidak memiliki jaringan seluler sama sekali.
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
RIAU25/08/2026 15:30 WIBTitik Api Pelalawan Turun 50%
-
DUNIA25/08/2026 15:00 WIBInggris Buka Akses Teknologi Rudal ke Ukraina
-
NUSANTARA25/08/2026 20:00 WIBRatusan Hektare Tahura Arjuno Hangus Dilalap Api
-
RIAU25/08/2026 19:30 WIBPadamkan Api Karhutla, Kapolres Pelalawan Terima 30 Unit Oksigen Portabel untuk Personel
-
DUNIA25/08/2026 21:00 WIBHarga BBM Iran Bisa Tembus Rp11 Ribu
-
JABODETABEK25/08/2026 22:00 WIBSejumlah Rumah di Duren Sawit Hangus Terbakar