Connect with us

NUSANTARA

Kabut Asap Tebal, Jalinsum Lampung Nyaris Lumpuh

Aktualitas.id -

Ilustrasi kabut asap, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Kebakaran lahan semak belukar yang terjadi di sekitar Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, tak hanya menghanguskan vegetasi kering. Asap tebal kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan para pengendara yang melintas.

Selasa (25/8/2026), kepulan asap dari lahan yang terbakar terlihat menyelimuti ruas jalan. Jarak pandang pengendara pun menyempit, memaksa kendaraan melaju lebih lambat di tengah kondisi jalan yang disebut warga memiliki sejumlah lubang.

Situasi ini menciptakan kombinasi berbahaya: asap tebal, jarak pandang terbatas, dan kondisi jalan yang berisiko.

Menurut keterangan warga, kebakaran semak belukar tersebut telah berlangsung selama sekitar tiga hari, sejak Minggu (23/8/2026). Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau membuat api lebih mudah menjalar, sementara tiupan angin mempercepat penyebaran kobaran ke area lain.

Asap bahkan hampir menutupi sebagian ruas Jalinsum. Sejumlah pengendara memilih mengurangi kecepatan, sementara warga yang berada di sekitar lokasi berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya agar api tidak semakin meluas.

Salah seorang warga yang melintas, Andi Hermansyah (43), mengaku kondisi asap sangat mengganggu perjalanan pengguna jalan.

“Sangat mengganggu karena selain menyebabkan sesak napas, kabut asap ini membuat jarak pandang pengendara terbatas,” kata Andi.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. Risiko kecelakaan dapat meningkat ketika pengendara sulit melihat kondisi jalan di depan, terlebih terdapat lubang di sejumlah titik.

“Ini bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas karena jarak pandang pengendara terbatas dan banyak jalan yang berlubang,” ujarnya.

Warga menduga api bermula dari puntung rokok yang dibuang ke area semak kering di sekitar jalan. Namun, dugaan tersebut masih belum dapat dipastikan karena penyebab kebakaran belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

Yang jelas, api yang terus membakar lahan di pinggir jalur vital tersebut telah memunculkan kekhawatiran baru. Jalinsum bukan sekadar jalan lingkungan. Ruas ini dilalui berbagai kendaraan dan menjadi salah satu jalur penting mobilitas masyarakat.

Karena itu, warga berharap penanganan segera dilakukan sebelum api meluas dan asap semakin pekat. Mereka juga meminta pengendara meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan Bandar Mataram.

Kebakaran lahan mungkin terjadi di pinggir jalan, tetapi dampaknya bisa masuk langsung ke jalur lalu lintas. Ketika pandangan tertutup asap, beberapa detik kehilangan visibilitas dapat menjadi persoalan besar.

Hingga kini, warga menunggu langkah cepat dari instansi terkait untuk memadamkan api secara menyeluruh dan memastikan asap tidak lagi mengancam keselamatan pengguna Jalan Lintas Sumatera. (Irawan/Mun)

TRENDING

Exit mobile version