Berita
Buat Isolasi Pasien COVID-19, DPRD DKI Saran ke Anies Pakai Hotel Melati
AKTUALITAS.ID – Sisa ketersediaan ruang isolasi dan juga ICU pada rumah sakit Rujukan COVID-19 di DKI Jakarta sisa 19 Persen. Terkait hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi Pemprov DKI. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, mengatakan anak buah Anies Baswedan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI harus segera mengambil langkah cepat mengatasi masalah […]
AKTUALITAS.ID – Sisa ketersediaan ruang isolasi dan juga ICU pada rumah sakit Rujukan COVID-19 di DKI Jakarta sisa 19 Persen. Terkait hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi Pemprov DKI.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, mengatakan anak buah Anies Baswedan di Dinas Kesehatan Provinsi DKI harus segera mengambil langkah cepat mengatasi masalah ini. Diharapkan Pemprov DKI melalui Dinkes dapat menyediakan ruang rawat untuk mengantisipasi penuhnya ruang rawat.
“Tanggapan saya, pemprov ini bisa melihat dengan jeli supaya mengantisipasi ini. tentunya bagaimana? mesti diadakan bukan penelitian lagi, mesti diadakan tindakan yang konkrit. Dinkes ya mau saya ambil tindakan yang cepat. Umpamanya mempersiapkan hotel-hotel yang kelas tiga, ataupun melati yang bisa dipergunakan untuk gejala-gejala yang ringan, gitu loh,” kata Iman, kepada wartawan.
Bagi pasien yang mengalami gejala ringan, bisa ditempatkan di hotel-hotel tersebut. Sedangkan pasien gejala berat, mesti dirawat di rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang maksimal.
“Kategori sedang berat masuk RS, yang ringan jangan dimasukin ke RS gitu loh. Ini yang saya belum bisa melihat apakah itu sudah dijalankan oleh dinas atau belum, jangan hanya gejala ringan saja sedikit semuanya masuk RS yang sebenarnya bisa ditempatkan orang orang gejala berat,” ujar Iman
Terkait adanya sejumlah pasien di RS Rujukan COVID-19 DKI yang berasal dari luar Jakarta, Iman mengatakan hal itu memang tidak bisa dihindari, sebab semua pasien harus segera ditolong tanpa adanya perbedaan. Namun, Pemprov DKI, kata Iman harus memiliki solusi agar jangan sampai kekurangan ruang rawat untuk warga Jakarta sendiri.
“Ketentuannya bantu aja gada masalah. Kita berurusan dengan nyawa, tapi memang harus ada juga kriteria-kriteria yang bisa diterapkan, andaikan memang bisa dibawa rujuk ke RS di mana dia berada, dalam keadaan dijamin oleh dokter bahwa dia tidak akan parah dalam perjalannya, kalau bisa dikembalikan ke daerah awal,” ujar Iman
Tentunya, langkah tersebut juga harus dikoordinasikan dengan daerah tempat pasien COVID-19 tersebut berasal. “Dengan bantuan koordinasi, kita bicara umpama dia dari Bogor, atau dari mana, tapi bukan dilepaskan, dibantu koordinasi kalau memang gak ada dibantu, gitu.” ujarnya
-
POLITIK14/04/2026 14:00 WIBFrans Saragih: Kritik Harus Bertanggung Jawab
-
RIAU14/04/2026 19:45 WIBEvaluasi Polsek Panipahan, Kapolda Riau Rotasi Besar dan Perang Narkoba
-
JABODETABEK14/04/2026 17:30 WIBIndustri Narkoba Rumahan Skala Besar di Semarang Berhasil Diungkap
-
OTOTEK14/04/2026 19:00 WIBJelang Peluncuran Xpeng Ungkap Interior SUV GX
-
DUNIA14/04/2026 15:00 WIBNetanyahu: Gencatan Senjata Iran Bisa Runtuh Kapan Saja
-
RAGAM14/04/2026 17:00 WIBPark Shin-hye Bakal Dapat Momongan Anak Kedua
-
OLAHRAGA14/04/2026 19:30 WIBUsai Menang, Indonesia dan Vietnam Puncaki Klasemen Grup A
-
JABODETABEK14/04/2026 14:30 WIBDemi Anak-Istri, Preman Pemalak Bajaj Dibekuk Polisi

















