EKBIS
IHSG Tembus Level 7.750 di Pembukaan
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat signifikan ke level 7.750 pada perdagangan Rabu (15/4/2026), melanjutkan tren positif yang telah terbentuk sejak sesi sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.31 WIB, IHSG tercatat naik sekitar 54,78 poin atau 0,71 persen ke level 7.730,741. Bahkan pada awal pembukaan, indeks sempat melonjak lebih tinggi sebesar 74,95 poin atau 0,98 persen ke posisi 7.750,90.
Kenaikan ini turut diikuti oleh indeks saham unggulan LQ45 yang menguat 7,90 poin atau 1,03 persen ke level 772,22.
Pergerakan positif IHSG didorong oleh mayoritas saham yang berada di zona hijau. Tercatat sebanyak 381 saham menguat, 198 saham melemah, dan 162 saham stagnan pada awal perdagangan.
Aktivitas transaksi juga terbilang tinggi. Dalam waktu kurang dari 30 menit, total 13,3 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp6,04 triliun dan frekuensi lebih dari 813 ribu kali transaksi.
IHSG sempat bergerak di rentang 7.734 hingga 7.773 pada awal sesi perdagangan, mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi di pasar.
Secara sektoral, seluruh indeks mencatatkan penguatan, dengan sektor transportasi, bahan baku, dan infrastruktur menjadi pendorong utama kenaikan.
Analis BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan menuju level 7.750 hingga 7.800. Namun, ia mengingatkan investor untuk tetap waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek.
“Support IHSG berada di kisaran 7.500 hingga 7.600, sementara resistance di 7.750 hingga 7.800,” ujarnya.
Senada, Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai IHSG berpotensi menguji level 7.800 selama mampu bertahan di atas 7.700. Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi aksi ambil untung (profit taking) karena indikator pasar mulai memasuki area jenuh beli (overbought).
Dari sisi eksternal, penguatan IHSG juga sejalan dengan reli bursa Asia serta perkembangan geopolitik global, termasuk sinyal negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang turut memberi sentimen positif bagi pasar.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 2,34 persen ke level 7.675, meskipun investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp48 miliar.
Dengan tren penguatan yang masih berlanjut, pelaku pasar kini menantikan apakah IHSG mampu menembus level psikologis berikutnya di 7.800, atau justru mengalami koreksi dalam jangka pendek akibat aksi ambil untung. (Firmansyah/Mun)
-
POLITIK14/04/2026 14:00 WIBFrans Saragih: Kritik Harus Bertanggung Jawab
-
RIAU14/04/2026 19:45 WIBEvaluasi Polsek Panipahan, Kapolda Riau Rotasi Besar dan Perang Narkoba
-
JABODETABEK14/04/2026 17:30 WIBIndustri Narkoba Rumahan Skala Besar di Semarang Berhasil Diungkap
-
OTOTEK14/04/2026 19:00 WIBJelang Peluncuran Xpeng Ungkap Interior SUV GX
-
DUNIA14/04/2026 15:00 WIBNetanyahu: Gencatan Senjata Iran Bisa Runtuh Kapan Saja
-
RAGAM14/04/2026 17:00 WIBPark Shin-hye Bakal Dapat Momongan Anak Kedua
-
OLAHRAGA14/04/2026 19:30 WIBUsai Menang, Indonesia dan Vietnam Puncaki Klasemen Grup A
-
JABODETABEK14/04/2026 14:30 WIBDemi Anak-Istri, Preman Pemalak Bajaj Dibekuk Polisi

















