Connect with us

OASE

Al-Qur’an Bongkar Kedudukan Anak yang Sering Dilupakan

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Dalam Islam, anak bukan sekadar penerus keturunan atau pelengkap kebahagiaan rumah tangga. Al-Qur’an menegaskan bahwa anak adalah amanah besar yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Tak sedikit orang tua yang terlena menganggap anak hanya sumber kebanggaan dunia. Padahal, Al-Qur’an justru memberi peringatan keras bahwa anak juga bisa menjadi ujian paling berat dalam kehidupan manusia.

Melalui berbagai ayat, Allah SWT mengajarkan bagaimana orang tua harus mendidik, menjaga, mencintai, hingga membimbing anak agar tidak terjerumus ke dalam keburukan.

Salah satu ayat yang paling menggugah terdapat dalam Surah At-Tahrim ayat 6 yang memerintahkan setiap orang beriman menjaga diri dan keluarganya dari api neraka.

“Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…” (QS. At-Tahrim: 6)

Ayat ini menjadi pengingat keras bahwa tanggung jawab orang tua bukan hanya memberi makan dan pendidikan dunia, tetapi juga memastikan anak tumbuh dalam iman dan akhlak yang benar.

Al-Qur’an juga menyebut anak sebagai perhiasan dunia yang dapat membawa kebahagiaan sekaligus melalaikan manusia dari Allah SWT.

“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan bagimu…” (QS. At-Taghabun: 15)

Makna “fitnah” dalam ayat tersebut bukan sekadar musibah, melainkan ujian yang menentukan apakah manusia tetap taat atau justru lalai karena terlalu mencintai dunia.

Tak hanya itu, Al-Qur’an mengabadikan doa-doa para nabi yang memohon keturunan saleh. Nabi Ibrahim AS berdoa:

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang saleh.” (QS. Ash-Shaffat: 100)

Sementara dalam Surah Al-Furqan ayat 74, Allah mengajarkan doa agar anak menjadi penyejuk hati dan pemimpin bagi orang-orang bertakwa.

Fenomena saat ini membuat pesan Al-Qur’an tersebut terasa semakin relevan. Banyak orang tua sibuk mengejar materi, tetapi lalai membangun karakter dan akhlak anak sejak dini.

Padahal dalam Islam, keberhasilan mendidik anak bukan diukur dari jabatan atau kekayaan, melainkan dari sejauh mana anak tumbuh menjadi pribadi yang taat, beradab, dan membawa kebaikan.

Karena itu, sembilan ayat Al-Qur’an tentang kedudukan anak ini menjadi pengingat penting bagi setiap orang tua agar tidak hanya bangga memiliki anak, tetapi juga serius menjaga amanah besar yang telah dititipkan Allah SWT. (Mun)

TRENDING