Connect with us

OTOTEK

Biaya RAM Melonjak, Samsung akan Naikkan Harga Tipe Galaxy

Aktualitas.id -

Arsip Foto - Logo Samsung Electronics terlihat di gedung kantornya di Seoul, Korea Selatan, Jumat (23/3/2018). (Reuters)
Logo Samsung Electronics terlihat di gedung kantornya di Seoul, Korea Selatan, Jumat (23/3/2018). (Reuters)

AKTUALITAS.ID – Samsung dilaporkan berpotensi menaikkan harga sejumlah gawai rilisannya menyusul lonjakan biaya komponen memori RAM yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan harga diperkirakan mulai berlaku pada Juni 2026 untuk pasar Eropa dan dapat memengaruhi lini premium seperti Galaxy S serta Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Laporan media teknologi menyebut produsen ponsel pintar selama ini masih mampu meredam kenaikan harga chip memori dengan melakukan efisiensi pada komponen lain. Namun, tekanan biaya produksi yang terus meningkat membuat langkah penyesuaian harga mulai dipertimbangkan.

Kenaikan harga disebut berpotensi berlaku untuk seri Galaxy S serta ponsel lipat Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 di wilayah Eropa mulai Juni 2026. Besaran kenaikan diperkirakan mencapai 100 euro atau sekitar Rp2 juta per perangkat.

Laporan tersebut belum menjelaskan apakah penyesuaian harga hanya berlaku pada model dengan kapasitas memori dasar atau juga menyasar varian penyimpanan lebih besar. Namun, analis memperkirakan kenaikan dapat terjadi di seluruh konfigurasi produk premium.

Selain Samsung, sejumlah produsen elektronik global juga diprediksi menghadapi tekanan serupa akibat harga RAM yang terus meningkat. Para analis industri memperkirakan tren kenaikan harga perangkat elektronik mulai terlihat pada paruh kedua 2026.

Meski belum ada pengumuman resmi dari Samsung terkait kebijakan harga baru, kondisi rantai pasok komponen global dinilai menjadi faktor utama yang akan menentukan harga gawai pada periode mendatang.(Ari)

TRENDING