EKBIS
Jangan Asal Jual Emas! Selisih Buyback Rp170 Ribu per Gram Jadi Sorotan
AKTUALITAS.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Memasuki perdagangan Minggu, (31/5/2026), harga emas Antam bertahan di level Rp2,779 juta per gram, tanpa perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
Meski terlihat stabil, kondisi ini justru memunculkan berbagai spekulasi di kalangan investor. Pasalnya, harga emas saat ini masih berada di level yang sangat tinggi secara historis dan menjadi titik yang dianggap krusial oleh banyak pelaku pasar.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga yang diterima masyarakat saat menjual kembali emas ke Antam juga masih bertahan di Rp2,609 juta per gram. Selisih sekitar Rp170 ribu per gram antara harga jual dan buyback menjadi faktor penting yang wajib diperhitungkan investor sebelum mengambil keputusan transaksi.
Banyak investor kini memilih menunggu arah pergerakan berikutnya. Sebagian melihat kondisi ini sebagai peluang akumulasi sebelum potensi kenaikan baru, sementara sebagian lainnya memilih mengamankan keuntungan setelah harga emas mencetak kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas Antam berbagai pecahan hari ini masih berada di level premium. Untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp2,799 juta, sementara ukuran 10 gram mencapai Rp27,485 juta. Bahkan emas ukuran 1 kilogram kini bernilai sekitar Rp2,739 miliar.
Selain memperhatikan harga, masyarakat juga perlu memahami ketentuan perpajakan yang berlaku. Transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sesuai aturan pemerintah, sementara pembelian emas juga dikenakan pajak sesuai status kepemilikan NPWP.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini:
0,5 gram: Rp1,449 juta
1 gram: Rp2,799 juta
2 gram: Rp5,538 juta
3 gram: Rp8,282 juta
5 gram: Rp13,770 juta
10 gram: Rp27,485 juta
25 gram: Rp68,587 juta
50 gram: Rp137,095 juta
100 gram: Rp274,112 juta
250 gram: Rp685,015 juta
500 gram: Rp1,369 miliar
1.000 gram: Rp2,739 miliar
Dengan harga yang masih bertahan di level tinggi, pasar kini menanti apakah emas akan kembali melesat mencetak rekor baru atau justru memasuki fase konsolidasi yang lebih panjang. Pergerakan beberapa hari ke depan diperkirakan menjadi penentu arah investasi logam mulia sepanjang pertengahan tahun 2026. (Kusuma/Mun)
-
RIAU17/07/2026 13:30 WIB15 Ribu Hektare Lahan di Riau Hangus Dilalap Api
-
RIAU17/07/2026 15:05 WIBPolisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Pelalawan, Lima Pelaku Diamankan
-
JABODETABEK17/07/2026 07:30 WIBJakarta Siaga, 4.132 Personel Amankan Gelombang Aksi Mahasiswa
-
NUSANTARA17/07/2026 08:30 WIBGara-Gara Korek Api, Dua Rumah di Parepare Ludes Terbakar
-
NASIONAL17/07/2026 09:00 WIBKPK Telusuri Motif Amplop ke Menhut Raja Juli
-
NASIONAL17/07/2026 07:00 WIBTNI Selidiki Penyebab Ledakan Gudang Munisi di Madiun
-
POLITIK17/07/2026 10:00 WIBDituding Dalangi Rusuh Agustus, PDIP Ngamuk
-
EKBIS17/07/2026 14:00 WIBMenteri PKP: Hingga Pertengahan Juli 2026 Capaian Saluran Rumah Subsidi Sudah Lebih dari 102.900 Unit

















