RAGAM
Kemping Modern Tetap Punya Risiko Mematikan
AKTUALITAS.ID – Peristiwa tragis yang menimpa satu keluarga di kawasan wisata Posong, Kledung, Temanggung, Jawa Tengah, kembali membuka mata publik bahwa aktivitas kemping di pegunungan bukan sekadar liburan biasa.
Empat anggota keluarga ditemukan tak bernyawa di dalam tenda pada Rabu (27/5). Dugaan awal mengarah pada kemungkinan keracunan, namun penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Insiden ini menambah daftar panjang kasus kematian yang diduga berkaitan dengan aktivitas berkemah, terutama yang melibatkan penggunaan peralatan memasak dan pemanas di ruang tertutup.
Bahaya Senyap di Dalam Tenda
Salah satu ancaman paling mematikan saat kemping adalah keracunan karbon monoksida (CO). Gas ini tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak terdeteksi oleh indra manusia, namun dapat berakibat fatal jika terhirup dalam ruang tertutup seperti tenda.
Peralatan seperti arang, kompor portabel, dan pemanas menjadi sumber utama gas berbahaya ini jika digunakan tanpa ventilasi memadai.
Data lembaga kesehatan internasional menunjukkan bahwa kasus kematian akibat keracunan CO saat berkemah terus terjadi setiap tahun, terutama ketika wisatawan tidak menyadari risiko penggunaan alat masak di dalam tenda.
Jangan Anggap Sepele, Ini Kesalahan Fatal
Beberapa kebiasaan yang sering dilakukan wisatawan justru menjadi pemicu utama risiko, seperti memasak di dalam tenda, menyalakan panggangan arang saat malam hari, hingga menggunakan pemanas di ruang tertutup.
Bahkan membuka sedikit ventilasi tenda tidak cukup untuk menghindari penumpukan gas berbahaya.
Gejala awal keracunan CO sering tidak disadari, mulai dari sakit kepala, mual, pusing, hingga kehilangan kesadaran.
Tips Aman Kemping di Pegunungan
Untuk menghindari risiko serupa, berikut sejumlah langkah keselamatan yang wajib diperhatikan:
Jangan pernah menggunakan kompor, pemanas, atau panggangan di dalam tenda atau kendaraan tertutup
Hindari memasak saat berada di dalam tenda, terutama saat tidur
Pastikan area memasak selalu berada di ruang terbuka dengan sirkulasi udara baik
Gunakan detektor karbon monoksida portabel jika memungkinkan
Segera pindahkan korban ke area terbuka jika muncul gejala keracunan dan hubungi layanan darurat
Risiko Makanan Juga Tak Kalah Berbahaya
Selain gas beracun, makanan yang dibawa saat kemping juga berpotensi menjadi sumber masalah jika tidak ditangani dengan benar.
Makanan yang dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama dapat masuk ke “zona bahaya” pertumbuhan bakteri, terutama daging dan produk olahan.
Tips Aman Mengolah Makanan Saat Kemping
Cuci tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan
Simpan bahan makanan dalam cooler box dengan es
Pisahkan bahan mentah dan makanan siap santap
Masak makanan hingga matang sempurna
Jangan membiarkan makanan terbuka terlalu lama
Alarm dari Tragedi Posong
Kasus di Posong menjadi pengingat keras bahwa alam bisa berubah menjadi tempat berbahaya jika tidak diiringi pengetahuan keselamatan yang cukup.
Kemping dan glamping tetap bisa menjadi pengalaman menyenangkan, namun keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama sebelum menikmati indahnya alam pegunungan. (Irawan/Mun)
-
RAGAM14/06/2026 15:30 WIBDokter Ungkap Batas Aman Makan Mi Instan
-
NASIONAL14/06/2026 13:00 WIBBagja Ingin Jajaran Bawaslu Melek Tipikor
-
POLITIK14/06/2026 18:00 WIBPartai Gelora Siapkan Strategi Baru untuk Pemilu 2029
-
NUSANTARA14/06/2026 16:30 WIBKasus Pertalite 25 Liter di Medan, Hakim Sebut Curigai Ada “Request”
-
NUSANTARA14/06/2026 18:30 WIBDedi Mulyadi Gratiskan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa di Jawa Barat
-
NASIONAL14/06/2026 14:00 WIB
Bung Karno Massa Aksi Bukan Sekadar Demo
-
OTOTEK14/06/2026 17:00 WIBMenkomdigi Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Lawan Kejahatan Digital
-
OLAHRAGA14/06/2026 17:30 WIBPrediksi Swedia vs Tunisia: Duel Pembuka Grup F Piala Dunia 2026
















