NUSANTARA
15 Hektare Lahan Gunung Gombak Ludes Dilalap Api
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menunjukkan ancamannya di Kabupaten Ponorogo. Kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, dilalap kobaran api yang menghanguskan sekitar 15 hektare lahan setelah api berkobar sejak Senin (13/7) sore hingga Selasa (14/7) dini hari.
Peristiwa tersebut memicu operasi pemadaman besar-besaran. Petugas gabungan harus berjibaku selama kurang lebih delapan jam menghadapi kobaran api yang terus menjalar di medan perbukitan yang sulit dijangkau.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan titik api pertama kali muncul sekitar pukul 15.00 WIB dari bagian bawah lereng sebelum merambat dengan cepat ke kawasan yang lebih tinggi.
“Api berasal dari bagian bawah lereng kemudian menjalar ke atas. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Kobaran api kemudian menyebar ke sisi utara Gunung Gombak, lalu merembet ke arah barat, timur, hingga sebagian sisi selatan gunung. Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau membuat api bergerak lebih cepat dan sulit dikendalikan.
Puluhan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Perhutani, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat dikerahkan ke lokasi. Dengan peralatan sederhana seperti gepyok dan pembuatan sekat bakar, mereka berupaya menghentikan laju api agar tidak semakin meluas.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan kobaran api baru berhasil dipastikan padam menjelang tengah malam.
Situasi sempat menegangkan ketika kobaran api bergerak mendekati kawasan permukiman warga dengan jarak diperkirakan hanya sekitar 100 meter. Beruntung, upaya pemadaman berhasil menahan laju api sehingga tidak merembet ke rumah-rumah penduduk.
Meski api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi munculnya titik api baru yang berpotensi kembali menyala akibat bara yang masih tersisa.
Karhutla di Gunung Gombak bukan menjadi satu-satunya kejadian di Ponorogo. BPBD juga mencatat kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Kecamatan Sampung, Sambit, dan Balong. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya ancaman karhutla seiring masuknya musim kemarau.
BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun meninggalkan sumber api di kawasan terbuka. Warga yang menyalakan api untuk keperluan tertentu diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi demi mencegah kebakaran yang lebih luas. (Kusuma/Mun)
-
OASE14/10/2026 05:00 WIBInilah Doa Nabi Muhammad SAW agar Hujan Membawa Manfaat
-
JABODETABEK14/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Cuaca Cerah di Seluruh Jakarta
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NASIONAL14/10/2026 06:00 WIBBPK Sentil Pemerintah soal Dana Pensiun ASN dan TNI-Polri

















