NUSANTARA
622 Hektare Lahan Kalteng Terbakar
AKTUALITAS.ID – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, berada pada titik kritis dan kian tak terkendali. Memasuki pertengahan Agustus 2026, amukan si jago merah telah melahap habis 622,1 hektare lahan dalam 168 rentetan insiden kebakaran.
Data dari SiPongi Kementerian Kehutanan bersama BPBD Kobar mencatat lonjakan dramatis dengan total 379 titik panas (hotspot) yang mengepung Kobar sepanjang tahun ini. Puncaknya terjadi pada dua bulan terakhir – dengan bulan Agustus menyumbang lonjakan paling mengerikan sebanyak 252 titik api.
Kecamatan Arut Selatan kini menjadi episentrum “neraka” karhutla dengan 181 titik panas dan 85 kasus kebakaran, membumihanguskan lahan seluas 413,56 hektare. Disusul Kecamatan Kumai yang mencatatkan 110,23 hektare lahan hangus terbakar.
Kondisi tanah dan vegetasi yang mengering akibat puncak kemarau ekstrem membuat kobaran api melompat cepat dibantu tiupan angin kencang. Kebakaran yang bermula dari percikan kecil kini berpotensi memicu bencana kabut asap lintas wilayah dalam hitungan jam.
Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Samuel, menegaskan bahwa tim gabungan kini berpacu dengan waktu dalam operasi penanggulangan karhutla.
“Pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan titik panas. Penanganan tidak bisa hanya dilakukan setelah api membesar. Kecepatan informasi dan respons di lapangan sangat menentukan,” tegas Samuel, Jumat (14/8/2026).
Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Adnan Santana, melontarkan peringatan keras kepada warga maupun korporasi agar menghentikan praktik pembersihan lahan dengan cara membakar.
“Kondisi lahan semakin kering, api berkembang sangat cepat jika terlambat ditangani. Kami ingatkan keras, jangan membuka lahan dengan cara membakar! Peran masyarakat sangat vital, laporkan sekecil apa pun titik api sebelum terlambat,” ujar Adnan.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan personel gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan masih terus berjibaku melumpuhkan titik-titik api yang terus memercik dan meluas di wilayah Kobar. (Irawan/Mun)
-
RIAU12/09/2026 17:30 WIBPolisi Bongkar Pondok Kayu Diduga Markas Transaksi Sabu
-
DUNIA12/09/2026 18:00 WIBPartai Republik Sendiri Syok! Janji Trump Bikin Bangkrut AS
-
RIAU12/09/2026 16:30 WIBTempat Hiburan Malam Pekanbaru Dirazia Polisi
-
EKBIS12/09/2026 20:00 WIBLuhut: 50 Juta Warga Miskin Masuk Data Bansos Digital
-
NUSANTARA12/09/2026 19:00 WIB193 Siswa Sakit, Ayam Bumbu Kuning MBG Toraja Positif Bakteri E. Coli
-
DUNIA12/09/2026 21:00 WIBSaudi Tutup Pipa Minyak Usai Serangan Drone
-
NASIONAL12/09/2026 22:00 WIBGus Kikin Diminta Berani Bersihkan Konflik Internal PBNU
-
NASIONAL13/09/2026 04:00 WIBNing Lia Dorong Polri Tetap Humanis dan Profesional

















