Connect with us

DUNIA

MBS Tak Mau Israel Ikut Campur Perang Yaman

Aktualitas.id -

Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Ambisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk “cari muka” kepada Arab Saudi berujung penolakan telak. Hasrat Netanyahu yang ngebet ingin ikut campur menggempur target kelompok Houthi di Yaman ditolak mentah-mentah oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Menurut laporan sumber diplomatik kepada harian Haaretz yang dikutip i24tv, Senin (12/10), Netanyahu sampai harus menggunakan jalur lobi mediator Amerika Serikat untuk membujuk Riyadh. Manuver ini disinyalir sebagai taktik terselubung Israel untuk memuluskan jalan menuju normalisasi hubungan diplomatik dengan Arab Saudi di masa depan.

Namun, MBS sebagai penguasa de facto Arab Saudi tak mau termakan umpan. Sang Putra Mahkota menyadari betul bahwa campur tangan Israel di Yaman hanya akan memicu kemarahan besar dan backlash dari rakyat Arab Saudi. Tanpa lampu hijau dan restu mutlak dari MBS, militer Israel dipastikan tidak akan mendapat ruang sedikit pun untuk masuk ke arena peperangan yang telah berlangsung selama satu dekade tersebut.

BACA JUGA  Mohammed bin Salman Sebut Serangan Israel ke Gaza Bentuk Genosida

Sikap dingin Riyadh ini sekaligus menjadi pukulan telak bagi ambisi Netanyahu. Selama ini, Netanyahu sangat berambisi membuka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi, di mana banyak pihak menilai serangan 7 Oktober lalu merupakan salah satu upaya penggagalan rencana normalisasi tersebut.

Arab Saudi pun tidak goyah pada pendiriannya. Riyadh memberikan syarat mati: normalisasi dengan Tel Aviv hanya akan terjadi jika Negara Palestina merdeka resmi berdiri. Syarat ini menjadi jalan buntu, mengingat Netanyahu secara terang-terangan dan angkuh terus menolak kemerdekaan Palestina dalam berbagai kampanye politiknya. Selama Israel menolak hak rakyat Palestina, tawaran bantuan militer Netanyahu dipastikan hanya akan bertepuk sebelah tangan. (Mun)

TRENDING