Connect with us

DUNIA

Iran Klaim Serang Tiga Basis Militer AS Sekaligus

Aktualitas.id -

llustrasi, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim melancarkan serangkaian serangan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan. Teheran menyatakan telah menggempur pangkalan udara yang menampung jet tempur F-18 AS di Azraq, Yordania, sekaligus menargetkan pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain.

Klaim tersebut disampaikan militer Iran pada Selasa (14/7/2026) waktu setempat sebagai bagian dari fase kedelapan operasi yang mereka sebut “Saeqeh”, melalui gelombang serangan drone ke sejumlah target militer Amerika di kawasan.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB, militer Iran menyebut drone peledak berhasil menghantam area yang digunakan untuk menempatkan jet tempur F-18 serta hanggar peralatan militer di Pangkalan Udara Azraq, Yordania. Iran menyatakan serangan itu merupakan kali kedua terhadap fasilitas tersebut.

BACA JUGA  Harga Minyak Dunia Jeblok ke Titik Terendah

Tak berhenti di Yordania, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga mengklaim telah menyerang fasilitas militer Amerika di pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain.

Menurut IRGC, serangan tersebut menargetkan pusat komando, pusat manajemen dukungan angkatan laut, gudang logistik, hingga tangki penyimpanan bahan bakar yang berada di kompleks pangkalan militer tersebut. Iran menyebut operasi itu sebagai “balasan yang telak” terhadap Amerika Serikat.

Selain Bahrain dan Yordania, IRGC juga mengklaim menyerang pusat logistik dan dukungan utama militer Amerika Serikat di kawasan Asia Barat yang berada di Mina Abdullah, Kuwait.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi independen maupun pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat, Bahrain, Yordania, atau Kuwait yang memverifikasi klaim Iran mengenai tingkat kerusakan maupun keberhasilan serangan tersebut.

BACA JUGA  Trump Klaim Mojtaba Khamenei 90% Tewas

Jika klaim tersebut terbukti, serangan ini akan menjadi salah satu eskalasi paling signifikan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir dan berpotensi meningkatkan risiko konfrontasi yang lebih luas di kawasan.

Situasi di Timur Tengah pun masih terus berkembang, sementara dunia internasional mencermati kemungkinan respons Washington terhadap klaim serangan yang disampaikan Teheran tersebut. (Mun)

TRENDING