Berita
Saat Perbaiki Lampu Jalan, Seorang Warga Bekasi Tewas Tersengat Listrik
AKTUALITAS.ID – Seorang pria tewas tersengat listrik saat memperbaiki lampu jalan di Perum Purigading Villa Ciater, Blok C RT 03 RW 10, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/4) kemarin. Korban bernama Ipih Inan Jaya (40), diduga tersengat listrik saat memperbaiki lampu jalan tersebut. “Kejadiannya Hari Minggu kemarin,” kata Kasubag Humas […]
AKTUALITAS.ID – Seorang pria tewas tersengat listrik saat memperbaiki lampu jalan di Perum Purigading Villa Ciater, Blok C RT 03 RW 10, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/4) kemarin. Korban bernama Ipih Inan Jaya (40), diduga tersengat listrik saat memperbaiki lampu jalan tersebut.
“Kejadiannya Hari Minggu kemarin,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari di Bekasi, Senin (12/4).
Erna menjelaskan peristiwa itu berawal saat warga setempat meminta pertolongan korban untuk memperbaiki empat lampu jalan yang menempel di tiang listrik. Korban menyanggupi permintaan warga dan mengajak temannya untuk membantu memperbaiki lampu yang dimaksud.
Lampu di tiang pertama berhasil dinyalakan korban dengan bantuan temannya namun nahas saat hendak memperbaiki lampu di tiang berikutnya, tiba-tiba korban tidak sadarkan diri hingga tubuhnya bersandar di kabel tiang tersebut.
“Korban dipanggil oleh temannya beberapa kali namun korban tidak merespons panggilan temannya itu,” ujar dia.
Melihat kejadian itu saksi Reno Supriyanto (27) yang merupakan teman korban langsung melaporkannya kepada pihak Kepolisian Sektor Pondokgede. Tak berselang lama petugas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengevakuasi korban sekaligus mengumpulkan data dan keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian.
Erna mengaku saat ini korban sudah dibawa ke RSUD Kota Bekasi dan dengan membuat surat pernyataan, keluarga korban mengaku ikhlas atas meninggalnya korban.
“Keluarga korban tidak memperkenankan untuk dilakukan visum dan tidak akan menuntut secara hukum karena menganggap kematian korban merupakan musibah,” kata dia. Dikutip Antara.
-
NUSANTARA23/03/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Transisi Energi Penting Hadapi Krisis Global
-
OASE23/03/2026 05:00 WIBSurah Al-‘Alaq Ajarkan Pentingnya Ilmu dan Ibadah
-
NUSANTARA23/03/2026 00:01 WIBJasamarga Terapkan “Contraflow” di Tol Jakarta-Cikampek
-
JABODETABEK23/03/2026 05:30 WIBBMKG: Jakarta Didominasi Awan Tebal Senin 23 Maret
-
EKBIS23/03/2026 13:00 WIBUltimatum 48 Jam Trump Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
NUSANTARA23/03/2026 06:30 WIBDua Prajurit Marinir Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKB
-
JABODETABEK23/03/2026 07:30 WIB39 Ribu Wisatawan Serbu Ancol Saat Libur Lebaran
-
DUNIA23/03/2026 08:00 WIBDiancam Trump, Iran Siap Hancurkan Fasilitas Energi AS

















