Berita
Nasdem Nilai Pilpres 2024 Lebih Baik Diikuti Lebih Dua Pasangan Capres
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP Partai NasDem Saan Mustopa menilai, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan lebih baik jika diikuti lebih dari dua pasang calon presiden (capres). Saan meyakini, penyelenggaraan akan lebih baik jika jumlah capres minimal tiga pasang. “Belajar dari dua kali penyelenggaraan Pilpres 2014 dan 2019 yang hanya diikuti dua pasang Capres, menimbulkan efek negatif […]
AKTUALITAS.ID – Ketua DPP Partai NasDem Saan Mustopa menilai, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan lebih baik jika diikuti lebih dari dua pasang calon presiden (capres). Saan meyakini, penyelenggaraan akan lebih baik jika jumlah capres minimal tiga pasang.
“Belajar dari dua kali penyelenggaraan Pilpres 2014 dan 2019 yang hanya diikuti dua pasang Capres, menimbulkan efek negatif dengan terjadinya polarisasi di masyarakat. Jika lebih dari dua pasang capres, memungkinkan masyarakat punya banyak alternatif pilihan,” terang Saan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/6/2021).
Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menjelaskan, secara matematis dengan ambang batas 20 persen, Pilpres 2024 sangat memungkinkan menghadirkan tiga pasang capres. “Jika asumsi presidential threshold 20 persen itu bisa menghadirkan lima pasang, sehingga jika tiga pasang capres sangat memungkinkan,” kata Saan.
Dia mengungkapkan, NasDem sendiri tidak mempersoalkan dengan partai politik mana akan berkoalisi. “Dengan parpol mana pun, NasDem tidak masalah dalam berkoalisi. Yang terpenting bagi NasDem memiliki kesamaan visi dan komitmen kebangsaan yang sama,” ujarnya.
Saan juga mengatakan, untuk mendapat calon pemimpin pada 2024, NasDem berencana akan menggelar konvensi capres. Lewat proses rekrutmen secara terbuka, lanjut Saan, nantinya konvensi akan menghasilkan pemimpin yang bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Selain bertanggung jawab kepada publik, publik juga bisa terlibat dari awal. Bukan hanya ketika sudah ada pasangan capres,” tegas sekretaris Fraksi NasDem DPR RI itu.
“Melalui konvensi, kita ingin melahirkan calon presiden dan kelak jadi presiden memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, kapabilitas yang sangat memadai, dan melanjutkan kepemimpinan sebelumnya terkait berbagai kebijakan dan program,” pungkas Saan.
-
EKBIS22/09/2026 09:30 WIBIHSG Menguat Jelang Keputusan Suku Bunga BI
-
POLITIK22/09/2026 10:00 WIBPrabowo Buka Peluang Reshuffle, Demokrat: Evaluasi Wajib
-
DUNIA22/09/2026 08:00 WIBDibombardir Ukraina, Partai Putin Menang Telak 57,83%
-
NUSANTARA22/09/2026 08:30 WIBWay Kambas Terbakar Lagi Sejak Sabtu Malam
-
NASIONAL22/09/2026 13:00 WIBGus Khozin: RUU Reforma Agraria Harus Kembalikan Fungsi Sosial Tanah
-
EKBIS22/09/2026 10:30 WIBRupiah Melemah Lagi
-
DUNIA22/09/2026 12:00 WIBAS Tutup Semua Maskapai Iran
-
EKBIS22/09/2026 09:00 WIBBahlil Siapkan Batu Bara Jadi BBM