Berita
Israel Tangkap Tujuh Jurnalis Palestina Saat Meliput Aksi Protes di Perbukitan Hebron
Israel menangkap tujuh wartawan Palestina saat meliput aksi protes di Perbukitan Hebron Selatan yang diduduki pada Jumat (27/8) lalu. Para wartawan tersebut meliput aksi protes yang berjalan dengan damai dan tanpa kekerasan. Haaretz melaporkan, para jurnalis ditangkap karena berada di zona militer tertutup. Namun aturan militer mengizinkan para wartawan berada di area tersebut. Seperti dilansir […]
Israel menangkap tujuh wartawan Palestina saat meliput aksi protes di Perbukitan Hebron Selatan yang diduduki pada Jumat (27/8) lalu. Para wartawan tersebut meliput aksi protes yang berjalan dengan damai dan tanpa kekerasan.
Haaretz melaporkan, para jurnalis ditangkap karena berada di zona militer tertutup. Namun aturan militer mengizinkan para wartawan berada di area tersebut.
Seperti dilansir Middle East Monitor, Rabu (1/9/2021), warga Palestina melakukan aksi protes atas rencana pengambilalihan tanah mereka oleh Israel. Saksi mata dari tempat kejadian mengatakan, aksi protes tersebut berjalan dengan damai dan tidak ada kekerasa.
Pasukan Israel tidak menggunakan kekuatan untuk membubarkan massa. Namun pasukan Israel menangkap seorang warga Palestina. Mashour Wahwah yang bekerja untuk Kantor berita Wafa mengatakan, para wartawan ditangkap ketika sedang mendokumentasikan penangkapan seorang warga Palestina tersebut.
Para wartawan dibawa ke kantor polisi di pemukiman ilegal terdekat, Kiryat Arba. Wahwah mengajukan pengaduan terhadap tentara Israel yang melakukan kekerasan terhadapnya.
“Kami akan menangkap semua jurnalis. Apakah itu yang Anda inginkan?,” ujar pasukan Israel dalam sebuah rekaman video ketika mereka melakukan penanglapan.
Dalam video lain, tentara berteriak kepada wartawan dan memintanya untuk duduk.Seorang wartawan kemudian mengatakan: “Jangan pukul saya.” Pasukan Israel kemudian mengambil kamera para wartawan. Para jurnalis dibebaskan setelah ditahan selama empat jam.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, beberapa orang yang mengidentifikasi diri mereka sebagai jurnalis Palestina terlibat dalam upaya untuk meningkatkan gesekan, dan mengganggu operasi unit tentara. “Dengan latar belakang ini, unit menahan mereka dan memindahkan mereka ke polisi untuk penindakan lebih lanjut,” ujar juru bicara militer Israel.
-
FOTO12/06/2026 17:40 WIBFOTO: Mendagri Tito Hadiri HUT DKPP ke-14
-
NASIONAL12/06/2026 13:35 WIBBEM UI Gelar Demo, Ini Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
-
FOTO12/06/2026 05:40 WIBFOTO: Kick off Herbalife Run 2026
-
RIAU12/06/2026 18:47 WIBPolda Riau Bongkar Tiga Kasus Besar, Begal hingga Pencurian Mobil dalam Satu Operasi
-
JABODETABEK12/06/2026 14:00 WIBPolres Jakpus Amankan Dua Anak dalam Kasus Bocah Tersengat Listrik di Taman Kramat Pulo
-
POLITIK12/06/2026 09:00 WIBGerindra Bantah Ada Instruksi Kelola Dapur MBG
-
EKBIS12/06/2026 10:30 WIBMata Uang Garuda Terbang Tinggi Hari Ini
-
EKBIS12/06/2026 09:30 WIBJelang Akhir Pekan, IHSG Nyaris Sentuh 6.000