Berita
Gibran Hilang Saat Mendaki Gunung Guntur di Garut
AKTUALITAS.ID – Muhammad Gibran Arrasyid (14), warga Kampung Citangtu, Desa Citangtu Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan hilang saat mengikuti kegiatan pendakian di Gunung Guntur (2.249 mdpl). Kabar hilangnya Gibran didapatkan Kantor SAR Bandung pada Minggu (19/9/2021) pukul 08.00 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima SAR Bandung, Gibran bersama 13 temannya mendaki Gunung Guntur pada […]
AKTUALITAS.ID – Muhammad Gibran Arrasyid (14), warga Kampung Citangtu, Desa Citangtu Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilaporkan hilang saat mengikuti kegiatan pendakian di Gunung Guntur (2.249 mdpl).
Kabar hilangnya Gibran didapatkan Kantor SAR Bandung pada Minggu (19/9/2021) pukul 08.00 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima SAR Bandung, Gibran bersama 13 temannya mendaki Gunung Guntur pada Sabtu (18/9) pukul 16.00 WIB.
Tim pendakian itu sendiri terdiri dari 11 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.
Dari pencatatan yang diterima pihaknya, Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan Gibran dan kawan-kawannya sekitar pukul 17.30 WIB tiba di Pos 3 melalui keterangan tertulis menuturkan kronologi kejadian. Pada pukul 17.30 WIB, rombongan tiba di pos 3 dan bermalam untuk keesokan harinya kembali melakukan pendakian ke puncak Gunung Guntur.
Namun, survivor bersama kedua teman perempuannya lebih memilih berada di pos 3–yang terdapat sumber air–dan tidak ikut anggota rombongan lain ke puncak. Adapun survivor dengan kedua teman perempuannya berada di tenda yang berbeda.
Infografis Tips Mendaki Gunung di Tengah Pandemi Virus Corona
Kemudian, ketika teman-temannya telah kembali dari puncak gunung, survivor sudah tidak ada di tenda.
“Pencarian telah dilakukan oleh rekan korban pada Minggu (19/9) hingga pukul 17.00 dengan hasil nihil,” kata Deden.
Deden menuturkan, pihaknya langsung memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 13.45 WIB menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
“Sebelumnya, kantor SAR Bandung telah melakukan koordinasi dengan pelapor dan potensi SAR setempat. Tim dibekali dengan 1 unit rescue carrier, 1 set pak navigasi, 1 set peralatan komunikasi, 1 set peralatan medis dan APD personal,” tutur Deden.
-
RAGAM27/10/2026 23:00 WIBIndonesia Berada di Pertemuan Empat Lempeng Tektonik Aktif
-
POLITIK27/10/2026 17:00 WIBDoli Khawatir Seleksi KPU Pakai Aturan Kedaluwarsa
-
RAGAM27/10/2026 19:30 WIBGrace Debbie Kandou Masuk Bursa Rektor Unsrat 2026–2030, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
-
JABODETABEK27/10/2026 22:00 WIBPeluru Nyasar Bikin Geger Showroom Mobil Jakarta Timur
-
RIAU27/10/2026 18:30 WIBDPRD Pelalawan Setujui APBD-P Rp1,663 Triliun, Kepentingan Rakyat Diutamakan
-
DUNIA27/10/2026 18:00 WIBChina Siapkan Radar Rahasia di Sayap Jet Siluman J-20
-
JABODETABEK27/10/2026 17:30 WIBWarga Ngotot Ancol Gratis, DPRD Beri Syarat Khusus Lewat Jalur CSR
-
DUNIA27/10/2026 15:00 WIBKalahkan Flavio Bolsonaro, Lula da Silva Menang Pilpres Brasil 2026