Connect with us

NASIONAL

Wabup Bogor Mangkir dari Panggilan KPK

Aktualitas.id -

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias ADR, foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias ADR, dipastikan absen dari panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (27/10/2026). Ia sejatinya dijadwalkan diperiksa sebagai saksi kunci dalam pusaran kasus dugaan korupsi pemotongan upah pungut pajak, retribusi daerah, serta patgulipat pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, secara resmi mengonfirmasi ketidakhadiran sang Wakil Bupati. “Untuk saksi saudara ADR konfirmasi tidak hadir, dan dijadwalkan ulang pemeriksaannya pada Kamis (29/10/2026),” tegas Budi.

Panggilan penyidik hari ini tak hanya menyasar Ade Ruhandi. Sederet pejabat teras Pemkab Bogor turut masuk dalam daftar periksa, di antaranya Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika, Inspektur Daerah sekaligus eks Kepala Bappenda Arif Rahman, Staf Bappenda Sesilia Windy, hingga Ajudan Bupati Gilang Windu. Meski demikian, KPK belum merinci siapa saja dari para pejabat tersebut yang berani menampakkan diri di Gedung Merah Putih.

Status penanganan perkara ini dipastikan terus berjalan meski KPK belum mengumumkan satupun tersangka. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum. Artinya, penyidik masih berburu bukti kuat untuk menjerat dalang utama di balik skandal rasuah ini.

Perkara ini mulai menyedot perhatian publik sejak operasi senyap KPK di Bogor pada 20 Agustus 2026 lalu. Berdasarkan bocoran internal, operasi tersebut awalnya disebut sebagai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjaring sejumlah kepala dinas. Meski belakangan KPK mengklaim operasi itu sekadar ‘tindak lanjut laporan masyarakat’, penyidik telah sukses mengamankan barang bukti uang tunai fantastis senilai Rp1,5 miliar. (Bowo/Mun)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version