NASIONAL
KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Pemkab Bogor
AKTUALITAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian gencar membongkar dugaan praktik rasuah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat. Tidak main-main, ruang lingkup penyidikan kini resmi diperluas hingga menyasar proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) .
Pengembangan kasus ini menjadi babak baru yang kian memanaskan tensi di lingkup Pemkab Bogor. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengonfirmasi bahwa fokus tim penyidik saat ini tidak lagi hanya terpaku pada satu klaster dugaan korupsi.
“Ada juga pengadaan barang dan jasa,” ujar Taufik dalam keterangannya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (22/8/2026)
Sebelumnya, lembaga antirasuah ini telah lebih dulu menaikkan status penyidikan terkait dugaan penerimaan uang haram dari pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor Dengan temuan anyar ini, KPK kini mengunci dua sektor krusial di Pemkab Bogor yang ditengarai menjadi bancakan oknum penyelenggara negara .
Penyidikan ini berhembus kencang setelah publik sempat dihebohkan oleh desas-desus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 20 Agustus 2026. Meski menepis narasi OTT, KPK tak membual. Pada 21 Agustus 2026, juru bicara lembaga rasuah membeberkan bukti telak berupa penyitaan uang tunai sebesar Rp1,5 miliar dari hasil penyelidikan awal.
Meski barang bukti uang miliaran rupiah sudah dikantongi, KPK menegaskan proses penanganan perkara masih menggunakan instrumen Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Umum Artinya, hingga saat ini belum ada nama yang ditetapkan secara resmi sebagai tersangka.
“KPK saat ini belum menetapkan tersangka karena masih menggunakan surat perintah penyidikan umum,” tegas Taufik.
KPK mengimbau publik untuk bersabar dan tidak berspekulasi liar mengenai aktor-aktor yang terlibat. Penyidik kini fokus merangkai alat bukti untuk mengurai siapa saja pihak yang paling bertanggung jawab dalam skandal pengadaan proyek maupun pemotongan anggaran negara tersebut. (Andrey/Mun)
-
NASIONAL22/08/2026 11:00 WIBDPR Ultimatum Saudi Soal Dana Haji Rp66 Miliar
-
NASIONAL22/08/2026 09:00 WIBDaniel Johan: Karhutla Kalimantan Harus Jadi Bencana Nasional
-
NASIONAL22/08/2026 10:00 WIBBNN Ungkap Kapal Narkoba Berganti Nama Berkali-kali
-
NASIONAL22/08/2026 13:00 WIBKaltim Membara, Hotspot Tembus 9.861
-
NASIONAL22/08/2026 16:00 WIBDPR: Malaysia & Singapura Jangan Asal Protes Karhutla
-
NASIONAL22/08/2026 17:00 WIBKPK Temukan Dokumen “Hitung-hitungan” Kursi Unsoed
-
RIAU22/08/2026 21:10 WIBMenteri LH Cek Karhutla Kampar, Kapolda Riau Paparkan Dashboard Green Policing
-
RIAU22/08/2026 21:45 WIBWarga Rangsang Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Diminta Berikan Solusi Permanen