Berita
Tanggulangi Radikalisme, Pemkab Garut Bentuk Satgas Penanggulangan Terorisme
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut membentukSatuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Terorisme. Pembentukan satgas itu disebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Garut dalam rangka menanggulangi masalah terkait radikalisme. Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Garut beserta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut dan sejumlah ormas Islam, sepakat bahwa Kabupaten Garut tidak mentolelir sedikitpun hal yang berhubungan […]
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut membentukSatuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Terorisme. Pembentukan satgas itu disebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Garut dalam rangka menanggulangi masalah terkait radikalisme.
Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Garut beserta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut dan sejumlah ormas Islam, sepakat bahwa Kabupaten Garut tidak mentolelir sedikitpun hal yang berhubungan dengan radikalisme. Apalagi paham yang menyimpang dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Hal yang berhubungan dengan pembinaannya itu akan menjadi urusan bupati, kapolres, dan dandim. Supervisinya ada di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, tapi yang lebih penting lagi adalah kebersamaan dari kita semua,” kata Rudy, melalui keterangan resmi, Minggu (31/10/2021).
Pihaknya juga akan selalu mewajibkan pejabat struktural di Pemkab Garut untuk menjadi salah satu petugas yang membacakan Teks Pancasila dan UUD 1945 pada apel gabungan yang rutin dilaksanakan oleh Pemkab Garut setiap hari Senin. Hal itu sebagai komitmen bahwa PNS akan tetap menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai empat pilar kebangsaan.
Sementara itu, Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid, mengapresiasi langkah Pemkab Garut dalam pembentukan Satgas Penanggulangan Terorisme. Apalagi, pembentukan satgas itu ditindaklanjuti dengan langkah konkretnya yang dilakukan secara holistik.
“Yang paling pondasi yang paling radikal adalah penyelesaian secara yuridis. Kita berharap semoga negera segera mengeluarkan regulasi yang melarang semua ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” kata dia.
Dia menjelaskan, paham radikalisme ini merupakan sebuah virus yang bisa memaparkan tanpa melihat suku, ras, agama, ataupun yang lainnya. Paham radikal tidak melihat tingkat atau kadar intelektualitas seseorang.
“Ini potensi pada setiap individu manusia. Ini menjadi tugas kita bersama untuk menjaga, karena terorisme adalah kejahatan kemanusiaan dan kejahatan luar biasa,” kata dia.
Ahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat Garut, agar terlibat langsung dalam aktifnya Satgas Penanggulangan Terorisma di Kabupaten Garut. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat di Garut yang dipimpin oleh Pak Bupati, Pak Dandim, Pak Kapolres, (untuk) terlibat langsung dalam aktifnya Satgas ini,” ujar dia.
-
FOTO30/01/2026 20:18 WIBFOTO: Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional di Istana Negara
-
DUNIA30/01/2026 19:00 WIBTeheran Siap Respons Agresi AS dengan Serangan ke Tel Aviv
-
NASIONAL30/01/2026 18:00 WIBGugatan Mahasiswa soal Abolisi dan Amnesti Ditolak MK
-
POLITIK30/01/2026 17:00 WIBTolak Fraksi Gabungan, Said Abdullah Usul Partai Wajib Punya Minimal 21 Kursi di DPR
-
NUSANTARA30/01/2026 19:30 WIBBuntut Ratusan Siswa SMAN 2 Kudus Keracunan, Pemprov Jateng Evaluasi Total Program MBG
-
NASIONAL30/01/2026 23:00 WIBVonis Berbeda untuk 25 Terdakwa Kasus Demo Agustus
-
JABODETABEK30/01/2026 20:30 WIBPascabanjir Jakarta, Dinkes DKI Waspadai Penyakit Menular
-
POLITIK30/01/2026 20:00 WIBPSI: Pelonggaran Syarat Pencalonan Pilkada Bisa Tekan Politik Uang

















