Berita
Soal Politik Serbadigital, Suharso Berandai Jadi Presiden 2024
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa berbicara soal dunia metaverse yang menurutnya akan menjadi masa depan dalam dunia politik, terutama dalam momentum elektoral. Dia berkata, praktik politik transaksional atau dikenal dengan istilah NPWP, kependekan dari nomor piro wani piro, akan menjadi model yang usang. Sebab, katanya, dunia digital ke depan akan […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa berbicara soal dunia metaverse yang menurutnya akan menjadi masa depan dalam dunia politik, terutama dalam momentum elektoral.
Dia berkata, praktik politik transaksional atau dikenal dengan istilah NPWP, kependekan dari nomor piro wani piro, akan menjadi model yang usang. Sebab, katanya, dunia digital ke depan akan menjadi metaverse yang bisa dengan mudah menampilkan rekam jejak setiap calon pemimpin.
“Kalau di pemilu itu mereka ikut menentukan karena menentukannya dengan model NPWP, nomor piro wani piro. Itu berbahaya. Sementara ke depan kita tidak lagi seperti itu,” kata dia dalam pidato ulang tahun PPP ke-49 yang disiarkan daring, Sabtu (22/1/2022).
Suharso bercerita, bahwa dirinya belum lama bertemu sekumpulan anak muda yang menciptakan sebuah aplikasi bernama Kecilin. Aplikasi itu kata dia berfungsi untuk memperkecil ukuran data sebuah file digital.
Misalnya, kata Suharso, aplikasi itu akan mampu ukuran data sebuah file menjadi hanya satu giga byte dari ukuran asal hingga 100 giga. Begitu pula seterusnya.
Dia pun membayangkan, jika dirinya menjadi Presiden pada 2024, aplikasi itu akan berguna untuk menyimpan data para calon-calon pemimpin maupun pemilih di masa depan. Kecilin kata Suharao akan mampu menampilkan metaverse Indonesia dengan cara yang sederhana.
“Kalau saya presiden Indonesia ke depan, saya tinggal bawa satu ini gitu, mungkin isinya satu tera tapi kemampuannya seribu kali, dan saya bisa tampilkan metaverse mengenai Indonesia. Saya klik, ini Sumatera. Medan. Saya klik mau investasi di mana,” katanya.
Dia pun mengingatkan semua pihak agar tidak menjadi orang yang tertinggal dalam perkembangan digital yang begitu cepat.
Dalam politik, ia meyakini perkembangan digital akan membuat rekam jejak seseorang mudah dilacak, dan itu berguna bagi masyarakat.
“Ke depan untuk mengenal seseorang akan jauh lebih mudah, seseorang yang akan dicalonkan menjadi presiden, wapres, seseorang yang akan menjadi DPR, apakah kabupaten kota. DPR RI, jejak digitalnya akan mudah didapat,” katanya.
-
NASIONAL30/01/2026 05:30 WIBGuna Jamin Objektivitas, Kapolresta Sleman di Nonaktifkan
-
NUSANTARA30/01/2026 11:00 WIBSiswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap
-
OASE30/01/2026 05:00 WIBBatas Keharaman Jual Beli Menjelang Shalat Jumat
-
EKBIS29/01/2026 23:30 WIBModernisasi Pabrik PKT Pangkas Harga Pupuk Hingga 20 Persen
-
DUNIA30/01/2026 07:30 WIBGarda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus
-
POLITIK30/01/2026 12:45 WIBTrump Ancam Iran, Senator RI Ingatkan Indonesia Jaga Politik Bebas Aktif
-
EKBIS29/01/2026 22:30 WIBBahas Kelanjutan GovTech, Ketua Dewan DEN Sambangi Kantor Menko Perekonomian

















