Berita
Puluhan Lapak Barang Bekas di Duren Sawit Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Bakar Sampah

AKTUALITAS.ID – Petugas damkar berhasil memadamkan kobaran api yang menghanguskan puluhan lapak barang bekas dan bengkel di Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (2/12/2023) pagi.
Kencangnya tiupan angin serta banyaknya barang yang mudah terbakar, membuat api terus berkobar hingga merambat keseluruh lapak barang bekas.
Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah 13 unit mobil dinas pemadam kebakaran Jakarta Timur dikerahkan ke lokasi.
Menurut Kepala Seksi Operasional pemadam kebakaran, Gatot Sulaiman, kebakaran yang terjadi ini adalah tempat pengepul barang bekas, tetapi dirinya mengaku belum mengetahui pasti penyebab dari kebakaran tersebut.
“Ini yang terbakar lapak barang rongsokan. Untuk kejadian awalnya sedang kita tanyakan ke warga. Jumlah lapak yang terbakar cukup banyak dan kita sedang data,” ujar Gatot.
Dengan dibantu petugas pemadam kebakaran sejumlah warga juga tampak berupaya memadamkan api agar tak semakin meluas. Lebih dari sepuluh lapak dan bengkel terdampak akibat kebakaran ini.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun, diduga api mulai muncul dari pembakaran sampah di lokasi. (RAFI)
-
RAGAM28/08/2025 16:00 WIB
Sulit di Bacanya, Inilah Nama Orang Terpanjang di Indonesia
-
NASIONAL28/08/2025 22:30 WIB
Demo Aksi Berujung Ricuh, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
-
NUSANTARA28/08/2025 14:30 WIB
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kandis Bersama Masyarakat Sakai Panen 1 Ton Jagung Pipil
-
JABODETABEK28/08/2025 18:30 WIB
Petugas Pengamanan Dilempari Batu Hingga Petasan di DPR/MPR RI
-
FOTO29/08/2025 07:52 WIB
FOTO: Mako Brimob di Kepung Warga
-
JABODETABEK28/08/2025 16:30 WIB
Kapolda: Gas Air Mata Hanya Boleh Atas Perintah Saya
-
NUSANTARA28/08/2025 19:00 WIB
LAMR dan Pemda Apriasi Operasi PETI Polda Riau yang Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih
-
OLAHRAGA28/08/2025 20:00 WIB
Berlaga di Liga 2 dan 3 Bali United Pinjamkan Pemain Muda