JABODETABEK
Damkar Bekasi: Tidak Ada Pemerasan Kepada Pemilik Toko
AKTUALITAS.ID – Seorang pemilik toko Ban di Pondok Gede, mengaku diperas Rp8 juta untuk keperluan operasional petugas Damkar saat proses pemadaman.
Terkait hal tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi buka suara dan memberikan klarifikasi.
Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi Abi Hurairah membantah pemerasan tersebut dilakukan oleh pihaknya. Ia menduga pemerasan dilakukan oknum warga di sekitar lokasi.
“Bisa dipastikan itu oknum warga, dari foto yang kami terima itu bukan petugas pemadam kebakaran,” kata Abi saat dikonfirmasi, Rabu (11/6/2025). Abi menerangkan dirinya telah meminta keterangan seluruh petugas damkar yang saat itu bertugas. Kata dia, para petugas mengaku tak kenal dengan pelaku.
Abi turut mengungkapkan para petugas juga menyatakan tidak pernah meminta uang kepada pemilik toko saat sedang melakukan pemadaman.
“Berdasarkan komunikasi saya dengan Danki, Danton, Danru bahwasannya mereka tidak pernah meminta uang sesuai yang diberitakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abi menegaskan pihaknya tak pernah memungut biaya sepeser pun kepada masyarakat. Sebab, seluruh biaya operasional telah dianggarkan dalam APBD.
“Perlu dicatat bahwa penanganan kebakaran maupun penyelamatan tidak ada biaya yang harus dibayarkan oleh korban. Semua biaya operasional damkarmat sudah dialokasikan dari APBD,” pungkasnya. (Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL19/05/2026 10:45 WIBPFI Pusat Desak Kemlu Selamatkan Wartawan Indonesia yang Ditahan Israel
-
NASIONAL19/05/2026 11:15 WIBJurnalis Indonesia Ditangkap Tentara Israel dalam Misi Gaza, KPP DEM Desak Presiden Bertindak Tegas
-
DUNIA19/05/2026 12:00 WIBTrump Frustrasi Iran Ogah Manut Soal Damai
-
DUNIA19/05/2026 08:00 WIBMahkamah Agung Saudi Umumkan Idul Adha 27 Mei
-
JABODETABEK19/05/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Hujan Ringan Selasa 19 Mei
-
EKBIS19/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Tembus Rp2,789 Juta
-
NASIONAL19/05/2026 18:30 WIBBukan Lagi Fokus Jaga Pertahanan, TNI Kini Urus Jagung dan Kedelai
-
POLITIK19/05/2026 14:00 WIBPSI: DPR Harusnya Pindah Dulu ke IKN

















