NASIONAL
Bamsoet: Reformasi Polri Harus Diiringi Penguatan Kompolnas
AKTUALITAS.ID – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo mendorong penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai bagian penting dari agenda reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurut dia, pengawasan eksternal terhadap Polri perlu diperkuat agar profesionalisme dan kepercayaan publik terus meningkat.
Bamsoet menilai Indonesia membutuhkan lembaga pengawas kepolisian yang kuat, independen, dan memiliki legitimasi publik tinggi di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.
“Polri sebagai institusi penegak hukum yang memiliki kewenangan besar membutuhkan sistem pengawasan yang kuat, independen dan efektif,” kata Bamsoet dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Ia menilai penguatan Kompolnas semakin relevan setelah berbagai survei menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mengalami dinamika akibat sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.
Menurut Bamsoet, tantangan utama Kompolnas saat ini berada pada keterbatasan kewenangan yang masih bersifat rekomendatif dan konsultatif. Kondisi tersebut membuat berbagai rekomendasi belum memiliki daya dorong yang kuat dalam memperbaiki sistem pengawasan kepolisian.
“Prinsip check and balances harus berjalan seiring dengan penguatan kapasitas kelembagaan Polri agar profesionalisme dan kepercayaan publik terus meningkat,” ujarnya.
Ia mengatakan masyarakat mengharapkan mekanisme pengawasan yang mampu menjamin setiap laporan, pengaduan, maupun dugaan pelanggaran ditangani secara transparan dan akuntabel.
Bamsoet juga mengusulkan penguatan landasan hukum Kompolnas melalui undang-undang. Saat ini lembaga tersebut masih berlandaskan Peraturan Presiden sehingga ruang geraknya dinilai terbatas dibanding lembaga independen lain.
“Jika Indonesia menginginkan sistem pengawasan kepolisian yang lebih modern dan efektif, Kompolnas perlu memiliki dasar hukum yang lebih kuat melalui undang-undang,” katanya. (Yan)
-
DUNIA06/06/2026 23:00 WIBPasukan IDF Israel Tewaskan Bayi Palestina Berumur 7 Bulan
-
RAGAM07/06/2026 08:30 WIBSenyapnya Sesar Baribis Bisa Hancurkan Jakarta Kapan Saja
-
DUNIA07/06/2026 08:00 WIBKapal Perang AS Diserang Rudal-Drone Iran
-
OTOTEK06/06/2026 21:00 WIBMulai Juni 2026 WhatsApp Tak Lagi Bisa Digunakan di Sejumlah Ponsel Ini
-
RAGAM06/06/2026 22:00 WIBPsikolog Sarankan Anak Bergerak 180 Menit Setiap Hari
-
NASIONAL07/06/2026 06:00 WIBDasco: Fiskal dan Moneter Kini Bergerak Seirama
-
OASE07/06/2026 05:00 WIBRahasia Kuatnya Perintah Salat dalam Al-Qur’an
-
JABODETABEK07/06/2026 09:30 WIBPelajar SMP di Bogor Robek Ditebas Tawuran Malam Jumat

















