Connect with us

NUSANTARA

Pembunuh Karyawan Freeport Akhirnya Tertangkap Satgas Cartenz

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: akutalitas.id -ai

AKTUALITAS.ID – Setelah berbulan-bulan menjadi buronan aparat keamanan, seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diduga terlibat dalam penembakan maut terhadap karyawan PT Freeport Indonesia akhirnya berhasil ditangkap.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 meringkus pria berinisial YM (24) di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Penangkapan ini menjadi perkembangan penting dalam pengungkapan kasus penembakan yang menewaskan Simson Mulia, seorang karyawan Freeport, pada Maret 2026.

Kasus tersebut sempat mengguncang kawasan Tembagapura setelah korban ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak di kepala. Insiden terjadi di area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, salah satu kawasan strategis yang berkaitan dengan operasional pertambangan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, YM diduga bukan sekadar berada di lokasi kejadian. Aparat menyebut tersangka memiliki peran memantau situasi dan mengawasi pergerakan petugas keamanan maupun masyarakat menggunakan teropong saat aksi berlangsung. Informasi yang dikumpulkan kemudian diduga digunakan untuk mendukung jalannya penyerangan.

Penangkapan ini membuka peluang lebih besar bagi aparat untuk mengurai jaringan pelaku yang terlibat dalam penembakan tersebut. Sebab, penyidik meyakini aksi itu tidak dilakukan seorang diri, melainkan melibatkan beberapa anggota kelompok bersenjata lainnya.

Meski satu buronan berhasil diamankan, perburuan belum berakhir. Aparat masih memburu sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dan masuk dalam radar penyelidikan. Pengembangan kasus terus dilakukan guna mengungkap seluruh rantai perencanaan dan pelaksanaan aksi bersenjata tersebut.

YM kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Puncak. Penyidik menjeratnya dengan pasal pembunuhan dan penyertaan tindak pidana dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Selain itu, kemungkinan penerapan pasal terkait kepemilikan maupun penggunaan senjata api tanpa izin masih terus didalami.

Pimpinan Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan kepastian hukum bagi korban sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Papua. Aparat juga memastikan proses penegakan hukum akan terus berlanjut terhadap siapa pun yang terlibat dalam aksi kekerasan bersenjata.

Keberhasilan penangkapan YM menjadi sinyal bahwa aparat masih terus memburu kelompok-kelompok bersenjata yang terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di Papua. Fokus berikutnya adalah mengungkap jaringan yang lebih luas serta memastikan para pelaku lainnya dapat dibawa ke hadapan hukum.

Dengan satu tersangka berhasil diringkus, perhatian kini tertuju pada hasil pemeriksaan penyidik. Publik menunggu apakah penangkapan ini akan membuka tabir baru mengenai jaringan dan pola operasi kelompok bersenjata yang selama ini menjadi tantangan keamanan di Papua. (Ahmad/Mun)

TRENDING