Berita
Kebakaran Hutan Landa Wilayah Bagian Chile, Sedikitnya 10 Orang Dilaporkan Tewas
AKTUALITAS.ID – Kebakaran hutan yang terjadi di wilayah bagian tengah dan selatan Chile mengakibatkan sedikitnya 10 orang tewas. Demikian otoritas setempat seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (3/2/2024).
Sejumlah titik api menyebar ke wilayah pemukiman di Valparaiso dan Vina del Mar, dua kota pesisir negara Amerika Selatan tersebut.
Presiden Chile Gabriel Boric, melalui platform media sosial X, mengumumkan status darurat menyusul kebakaran hutan yang terjadi di negaranya.
“Kami telah mengerahkan seluruh kru ke wilayah bagian tengah dan selatan negara ini untuk mengatasi kebakaran hutan,” kata Presiden Boric.
Api dengan cepat menyebar ke kota-kota setempat seperti Concon, Quintero, dan Maitencillo.
Menurut Al Jazeera, gelombang panas dan kekeringan yang melanda wilayah selatan Chile akibat fenomena El Nino menjadi salah satu pemicu kebakaran hutan di negara tersebut.
Otoritas kehutanan Chile, CONAF, menyebut sekitar 7.000 hektare lahan telah terbakar di Valparaiso karena kebakaran yang ‘ekstrem’ tersebut.
Jalanan yang menghubungkan Valparaiso dengan ibu kota Santiago telah ditutup, sementara kabut asap kebakaran mengurangi jarak pandang.
Sebelumnya, sekitar 13 orang meninggal dunia karena kebakaran hutan yang terjadi di Chile pada Februari tahun lalu. (YAN KUSUMA/ARI WIBOWO)
-
NUSANTARA21/02/2026 20:03 WIBKronologi Tewasnya Pelajar yang Dihantam Helm oleh Oknum Brimob
-
NUSANTARA21/02/2026 20:00 WIBOknum Brimob Penganiaya Anak Hingga Meninggal Dunia, Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
EKBIS21/02/2026 19:00 WIBAtasi Anomali Pangan, Satgas Saber Cegah Oplos Beras di NTB
-
OLAHRAGA21/02/2026 22:30 WIBSetelah 9 Tahun Pensiun, Floyd Mayweather Bakal Naik Ring Lagi
-
NASIONAL21/02/2026 17:00 WIBDorong Penguatan Pengawasan untuk Cegah Praktik Malaadministrasi
-
NUSANTARA21/02/2026 21:30 WIBJalur Jonggol Layak Dilalui Saat Mudik Lebaran 2026
-
PAPUA TENGAH21/02/2026 19:16 WIBPolisi Masih Selidiki Kasus Siswa Magang Dianiaya Pakai Palu di Timika
-
RAGAM21/02/2026 15:30 WIBIlmuwan Newcastle University Peringatkan Bahaya Permanen Pencairan Es Antartika

















