DUNIA
Netanyahu Tuduh Pemerintah Australia Anti-Israel usai Insiden Pembakaran Sinagoge di Melbourne
AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam insiden pembakaran sinagoge di Melbourne, Australia, yang terjadi pada Jumat (6/12/2024) dini hari, dan menuduh pemerintah Australia di bawah Perdana Menteri Anthony Albanese memiliki sikap anti-Israel. Dalam pernyataannya yang dikutip oleh AFP, Netanyahu menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan “tindakan keji” yang tak terlepas dari “sentimen anti-Israel” yang berasal dari pemerintah Partai Buruh.
Netanyahu mendasarkan tuduhannya pada keputusan Australia yang mendukung resolusi Majelis Umum PBB pada September lalu, yang menuntut Israel untuk menghentikan pendudukan wilayah Palestina. Ia menyebut sikap Australia dalam hal ini sebagai “keputusan keterlaluan” dan berpandangan bahwa “sentimen anti-Israel adalah anti-Semitisme.”
Insiden di sinagoge Addas, selatan Melbourne, mengakibatkan satu orang terluka dan kerusakan yang signifikan. Kepolisian Victoria saat ini sedang mencari dua orang yang diduga bertanggung jawab atas pembakaran tersebut, yang diduga telah menyebarkan cairan mudah terbakar di dalam gedung sebelum menyalakan api. “Kami percaya ini sengaja dilakukan dan yakin ini adalah serangan yang ditargetkan,” kata Detektif Inspektur Chris Murray.
Sementara itu, Perdana Menteri Anthony Albanese mengecam serangan ini, menyatakan bahwa tindakan kekerasan dan perusakan di tempat ibadah sangat mengejutkan dan berbahaya bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa Australia tidak mentolerir sikap anti-Semitisme.
Kepala Asosiasi Yahudi Australia juga menyatakan kemarahan namun tidak terkejut dengan serangan tersebut, mengungkapkan bahwa komunitas Yahudi merasa diabaikan oleh pemerintah saat ini.
Peningkatan insiden anti-Semitisme di Australia tercatat sejak terjadinya serangan Israel terhadap Hamas pada Oktober 2023, yang diikuti oleh aksi militer Israel di Gaza. Seiring dengan maraknya protes pro-Palestina, komunitas Yahudi di Australia beranggapan bahwa pemerintah belum cukup melakukan langkah-langkah untuk mengatasi meningkatnya sentimen anti-Semitik. (Yan Kusuma)
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000