DUNIA
Trump Targetkan Negara Bagian AS yang Tolak Kebijakan Anti-Imigran
AKTUALITAS.ID – Pemerintahan Presiden Donald Trump kini menyoroti negara-negara bagian di Amerika Serikat yang tidak mendukung kebijakan anti-imigran, dengan menyelidiki kebijakan lokal yang dianggap menghambat penegakan hukum imigrasi federal.
Salah satu perhatian utama adalah pembebasan imigran ilegal oleh Kantor Sheriff Tompkins County, New York, yang dinilai melanggar kebijakan imigrasi yang telah ditetapkan.
Kementerian Kehakiman AS mengumumkan bahwa mereka tengah menyelidiki kejadian di mana Jesus Romero-Hernandez, seorang imigran ilegal yang ditangkap atas tuduhan penyerangan, dibebaskan meski memiliki sejarah kekerasan.
Jaksa federal Emil Bove menyatakan bahwa meski ada surat perintah, sang terdakwa tetap dilepas ke masyarakat, yang memicu penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak berwenang di Ithaca, New York, menegaskan bahwa mereka mengikuti kebijakan kota yang tidak berpartisipasi dalam penegakan imigrasi federal.
Sebagai respons, Bove baru-baru ini mengeluarkan memo yang mengarahkan jaksa federal untuk menyelidiki dan menindak pejabat lokal atau negara bagian yang menghalangi penegakan kebijakan imigrasi federal.
Kementerian Kehakiman AS, di bawah pemerintahan Trump, juga memiliki satuan tugas yang mengawasi dan menilai dampak kebijakan “sanctuary cities,” dengan fokus pada potensi penghambatan penegakan hukum imigrasi dan dampaknya terhadap distribusi dana federal. ( Ari Wibowo)
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah

















