DUNIA
PM Thailand Minta Maaf atas Kegagalan Atasi Banjir Bandang yang Tewaskan 170 Orang
AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul meminta maaf dan mengakui gagal mengatasi banjir bandang yang menerjang sejumlah provinsi di negara tersebut. Permintaan maaf Anutin muncul saat dia menguraikan rencana pemulihan untuk wilayah terdampak banjir pada Sabtu (29/11/2025).
Anutin mengakui kekurangan pemerintah dalam menangani bencana tersebut dan berjanji akan memperbaikinya. “Karena pemerintah tak mampu mengurus dan melindungi mereka,” ungkap Anutin, dikutip NBC News.
Pemerintah Thailand akan memberi kompensasi ke mereka yang terdampak banjir pekan ini. Anutin juga menguraikan langkah-langkah bantuan tambahan, termasuk penangguhan utang dan pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk usaha serta renovasi rumah.
Setiap warga akan mendapat pinjaman hingga 100 ribu baht tanpa bunga selama enam bulan. Juru bicara pemerintah Siripong Angkasakulkiat juga mengatakan kerajaan Thailand akan menyumbang 100 juta baht atau sekitar Rp52 miliar ke Rumah Sakit Hat Yai yang rusak parah karena banjir.
Banjir bandang tersebut telah menewaskan 170 orang dan berdampak pada lebih dari 1,4 juta rumah tangga dan 3,8 juta warga di 12 provinsi di Thailand. Skala banjir dan jumlah korban tewas memicu kritik luas terhadap pemerintah di bawah kekuasaan Anutin.
Partai oposisi, Pheu Thai, menuduh Anutin berulang kali gagal mengelola krisis dan mewanti-wanti PM itu bisa kehilangan jabatan akibat banjir. (Mun)
-
NASIONAL13/03/2026 21:43 WIBWakil Koordinator KontraS Disiram Air Keras di Jakarta Pusat
-
NASIONAL13/03/2026 22:30 WIBKontraS Ungkap Kronologi Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus
-
NASIONAL13/03/2026 20:00 WIBDPR Tegaskan Tidak Ada Larangan Mudik Pakai Motor
-
RIAU13/03/2026 20:45 WIBPolda Riau Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan, Kenalkan Program Green Policing
-
NUSANTARA13/03/2026 20:30 WIBLegislator PKB Serang Diduga Lecehkan Relawan Dapur MBG
-
NASIONAL13/03/2026 23:33 WIBAndrie Yunus Alami Luka di Wajah dan Dada Akibat Serangan Air Keras
-
NASIONAL13/03/2026 16:00 WIBKPK Sebut Fee Haji Digunakan Kondisikan Pansus DPR
-
NASIONAL13/03/2026 22:00 WIBMahasiswa Malang Sebut BoP Khianati UUD 1945

















