DUNIA
500 Orang Diduga ‘Mata-mata’ Termasuk Penyedia Data Serangan, Ditahan Pemerintah Iran
AKTUALITAS.ID – Kepala keamanan Iran Ahmad Reza Radan, Minggu kemarin, mengungkapkan, bahwa Pemerintah Iran telah menahan “500 mata-mata” yang bekerja untuk “musuh” dan “media anti-Iran,” termasuk mereka yang memberikan data untuk serangan terhadap Iran.
“Iran telah menahan 500 mata-mata, yang mengirimkan informasi kepada musuh dan media anti-Iran,” kata Radan seperti dikutip oleh kantor berita Fars.
Dia menambahkan bahwa 250 dari mereka yang ditahan memberikan informasi tentang serangan, dan “memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok tertentu, serta berupaya mengganggu ketertiban umum.”
Iran telah menyerang wilayah Israel dan target militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari 2026.
Hari pertama aksi militer itu mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga porak-poranda setelah dibombardir pasukan AS.
Iran memperkirakan jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.300 orang.
(Purnomo/goeh)
-
INFOGRAFIS16/03/2026 10:15 WIBINFOGRAFIS: Hattrick KPK di Jawa Tengah
-
NUSANTARA16/03/2026 08:30 WIBBMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Saat Awal Mudik
-
RAGAM16/03/2026 00:01 WIBIni yang Harus Disiapkan, Sebelum Mudik Menggunakan Sepeda Motor
-
OLAHRAGA15/03/2026 22:30 WIBKimi Antonelli Berhasil Menjuarai GP China 2026
-
EKBIS15/03/2026 23:00 WIBTekan Harga Pangan, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Perbanyak Pasar Murah
-
OASE16/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Qadr Jelaskan Keistimewaan Malam Kemuliaan
-
DUNIA16/03/2026 08:00 WIBMojtaba Khamenei Selamat dari Upaya Pembunuhan AS dan Israel
-
EKBIS16/03/2026 09:30 WIBIHSG 16 Maret 2026 Jatuh ke 6.951

















