DUNIA
500 Orang Diduga ‘Mata-mata’ Termasuk Penyedia Data Serangan, Ditahan Pemerintah Iran
AKTUALITAS.ID – Kepala keamanan Iran Ahmad Reza Radan, Minggu kemarin, mengungkapkan, bahwa Pemerintah Iran telah menahan “500 mata-mata” yang bekerja untuk “musuh” dan “media anti-Iran,” termasuk mereka yang memberikan data untuk serangan terhadap Iran.
“Iran telah menahan 500 mata-mata, yang mengirimkan informasi kepada musuh dan media anti-Iran,” kata Radan seperti dikutip oleh kantor berita Fars.
Dia menambahkan bahwa 250 dari mereka yang ditahan memberikan informasi tentang serangan, dan “memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok tertentu, serta berupaya mengganggu ketertiban umum.”
Iran telah menyerang wilayah Israel dan target militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari 2026.
Hari pertama aksi militer itu mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, dan sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga porak-poranda setelah dibombardir pasukan AS.
Iran memperkirakan jumlah korban tewas mencapai lebih dari 1.300 orang.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL20/09/2026 11:00 WIBHabiburokhman: Jangan Sampai RUU Jadi Alat Kekuasaan
-
NUSANTARA19/09/2026 23:00 WIBBelum Sempat Isi Solar, Sopir Truk Meninggal
-
POLITIK20/09/2026 10:00 WIBMenteri ATR/BPN Ternyata Sudah Lama Cabut dari Pengurus Golkar
-
RIAU19/09/2026 22:00 WIBCincang Truk Tronton Jadi Besi Kiloan, Polsek Pangkalan Kerinci Tangkap 8 Pelaku
-
NUSANTARA20/09/2026 14:00 WIBApi Liar Lahap 10 Hektare di Ampana Kota
-
POLITIK20/09/2026 07:00 WIBPrabowo Buka Pintu Reshuffle, PDIP: Kami Tetap di Luar
-
DUNIA20/09/2026 08:00 WIBPBB: Serangan Brutal AS ke Iran Murni Kejahatan Perang
-
NUSANTARA19/09/2026 22:00 WIBSekdis Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL di Ruang Kerja

















