Connect with us

OASE

Rahasia Rumah Tangga Bahagia Ternyata Sudah Ada di Al-Qur’an

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: Meta AI

AKTUALITAS.ID – Di tengah meningkatnya konflik rumah tangga, perselisihan pasangan hingga tingginya angka perceraian, Al-Qur’an ternyata telah memberikan pedoman yang sangat lengkap tentang bagaimana membangun keluarga yang kokoh, harmonis, penuh cinta, dan diridhai Allah SWT.

Islam tidak memandang pernikahan hanya sebagai ikatan antara laki-laki dan perempuan. Pernikahan merupakan ibadah sekaligus amanah besar yang harus dibangun di atas fondasi iman, kasih sayang, tanggung jawab, dan akhlak mulia.

Salah satu ayat yang paling sering dijadikan landasan kehidupan rumah tangga terdapat dalam Surat Ar-Rum ayat 21. Allah SWT menjelaskan bahwa pasangan diciptakan agar manusia memperoleh ketenangan (sakinah), disertai rasa cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rahmah).

Ayat tersebut menjadi dasar bahwa tujuan utama pernikahan bukan sekadar memenuhi kebutuhan biologis ataupun mengejar kemewahan dunia, melainkan menghadirkan ketenteraman jiwa dalam bingkai ibadah kepada Allah SWT.

Tak hanya itu, Surat Al-Baqarah ayat 187 menggambarkan hubungan suami dan istri sebagai “pakaian” bagi satu sama lain. Maknanya sangat mendalam. Suami dan istri diperintahkan saling menjaga kehormatan, menutupi kekurangan pasangan, melindungi, serta memberikan rasa aman dan kenyamanan.

BACA JUGA  Al-Qur’an Bongkar Fakta Mengerikan Saat Sakaratul Maut

Al-Qur’an juga menegaskan pentingnya memperlakukan pasangan dengan baik. Dalam Surat An-Nisa ayat 19, Allah SWT memerintahkan agar suami bergaul dengan istri secara patut (mu’asyarah bil ma’ruf). Bahkan ketika muncul rasa tidak suka terhadap pasangan, seorang muslim diajarkan untuk bersabar karena boleh jadi Allah menyimpan banyak kebaikan di balik keadaan tersebut.

Tanggung jawab suami pun dijelaskan secara tegas dalam Surat An-Nisa ayat 34. Suami berkewajiban menjadi pelindung keluarga sekaligus bertanggung jawab memenuhi nafkah dan menjaga keluarganya.

Sementara itu, Surat Al-Baqarah ayat 233 menerangkan pentingnya kerja sama antara ayah dan ibu dalam mengasuh anak. Seorang ibu menjalankan amanah menyusui dan merawat buah hati, sedangkan ayah berkewajiban memenuhi kebutuhan keluarga sesuai kemampuannya. Keduanya diperintahkan saling bermusyawarah demi kepentingan anak.

BACA JUGA  Memahami Gambaran Surga dan Neraka Diterangkan dalam Al Qur'an dan Hadits

Al-Qur’an juga mengingatkan bahwa membangun keluarga tidak hanya soal kehidupan dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat. Dalam Surat At-Tahrim ayat 6, Allah SWT memerintahkan setiap mukmin untuk menjaga diri dan keluarganya dari api neraka melalui pendidikan iman, akhlak, serta keteladanan.

Bahkan persoalan memilih pasangan hidup telah mendapat perhatian khusus. Surat An-Nur ayat 32 mendorong umat Islam untuk menikahkan orang-orang yang telah layak menikah. Allah SWT menjanjikan keluasan rezeki bagi mereka yang membangun rumah tangga dengan niat yang baik dan penuh keimanan.

Di sisi lain, Surat An-Nisa ayat 1 mengingatkan bahwa seluruh manusia berasal dari satu jiwa dan dipersatukan melalui ikatan keluarga. Karena itu, menjaga silaturahmi dan menghormati hubungan kekerabatan menjadi bagian penting dari ketakwaan.

Konsep keluarga dalam Islam juga menempatkan penghormatan kepada orang tua sebagai kewajiban utama. Surat Al-Isra ayat 23-24 dan Surat Luqman ayat 14 memerintahkan anak untuk berbakti kepada kedua orang tua, berbicara dengan lemah lembut, serta mendoakan mereka sepanjang hayat.

BACA JUGA  Hikmah Peristiwa Isra Mi'raj, Bukti dari Kebesaran dan Keagungan Allah SWT

Tak kalah penting, Al-Qur’an mengajarkan doa yang menjadi harapan setiap keluarga muslim melalui Surat Al-Furqan ayat 74:

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati kami serta jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

Doa tersebut menjadi gambaran bahwa keluarga ideal menurut Islam bukan hanya harmonis di dunia, tetapi juga menjadi jalan menuju kebahagiaan di akhirat.

Di tengah berbagai tantangan kehidupan modern, pesan-pesan Al-Qur’an ini menjadi pengingat bahwa keluarga yang kokoh tidak dibangun semata oleh kekayaan, popularitas, ataupun kemewahan. Fondasinya adalah iman, kasih sayang, tanggung jawab, saling menghormati, dan ketaatan kepada Allah SWT.

Ketika nilai-nilai tersebut benar-benar diterapkan, cita-cita membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah bukan sekadar harapan, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (Mun)

TRENDING