DUNIA
Uni Eropa Serukan Israel Hentikan Serangan
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto telah mengeluarkan izin menarik tentara dari kontingen Italia yang menjadi bagian Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) di tengah meningkatnya situasi di Timur Tengah.
“Situasinya sangat kompleks, dan jika kita menganggap kehadiran militer kita dan kehadiran PBB tidak berguna… kita sudah memiliki sarana, baik angkatan laut maupun udara, untuk memulangkan tentara kita ke Italia,” kata Crosetto dalam sebuah wawancara dengan radio RTL 102.5, Kamis kemarin.
Uni Eropa menyerukan Israel untuk menahan diri agar tidak terjadi eskalasi lebih lanjut di Lebanon, serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara berbahasa Arab tersebut.
“Dewan Eropa menyerukan Israel untuk menahan diri dari eskalasi lebih lanjut melalui operasi udara atau darat dan untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon,” menurut pernyataan para pemimpin Eropa setelah pertemuan Dewan Eropa, Jumat (20/3/2026).
Pernyataan itu menyerukan semua pihak untuk memastikan perlindungan warga dan infrastruktur sipil serta menahan diri dari tindakan yang mengakibatkan pengungsian lebih lanjut. Militer Israel pada 16 Maret mengumumkan dimulainya operasi darat di Lebanon selatan.
Operasi tersebut melanggar perjanjian gencatan senjata yang dimediasi secara internasional pada November 2024 yang dinilai tidak dijalankan oleh pihak Israel, menurut laporan yang telah dikeluarkan berulang kali dari otoritas Lebanon.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Kroasia mengumumkan bahwa delapan tentara Kroasia telah dievakuasi dari misi NATO di Irak dan Lebanon.
“Tujuh tentara Kroasia yang berpartisipasi dalam misi NATO di Irak telah dievakuasi dengan selamat hari ini, kami berhasil menyelesaikan evakuasi tentara Kroasia dari misi di Lebanon pekan lalu dan sekarang dari Irak. Kami berterima kasih kepada sekutu kami atas bantuan mereka dalam evakuasi delapan tentara Kroasia,” kata kementerian tersebut.
Spanyol juga telah mengevakuasi 100 tentara dari Irak, sementara 200 tentara masih berada di negara tersebut, kata Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles.
(Purnomo/goeh)
-
NUSANTARA19/03/2026 21:00 WIBKecelakaan di Tol Batang-Semarang, Dua Orang Tewas
-
EKBIS19/03/2026 22:00 WIBAntisipasi Kemacetan di Jalur Mudik, 95 SPBU Modular Disiagakan
-
NASIONAL19/03/2026 20:30 WIBResmi Pemerintah Tetapkan Idul Fitri pada Sabtu 21 Maret 2026
-
OTOTEK19/03/2026 20:00 WIBBeralih ke Tenaga Listrik, BMW i3 Resmi Diperkenalkan
-
DUNIA19/03/2026 21:30 WIB16 Jet Tempur KF-21 Dari Korea Selatan Siap Dikirim ke Indonesia
-
NUSANTARA20/03/2026 13:30 WIBPuncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Sudah Terlewati
-
OLAHRAGA19/03/2026 19:30 WIB16 Besar Orleans Masters, Ginting Jumpa Rival Lama Chou Tien Chen
-
JABODETABEK19/03/2026 22:30 WIBJasamarga Tambah Jalur Contraflow di Tol Japek

















