Connect with us

DUNIA

Trump Disepelekan, Israel Kembali Bom Gaza

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ternyata tak ada harganya di mata Tel Aviv. Israel kembali mengamuk dan membantai warga sipil di Jalur Gaza.

Paling tidak enam warga Palestina syahid dan 14 lainnya luka-luka, Selasa malam, setelah jet tempur Israel membabi buta membom sebuah kafe di pelabuhan Kota Gaza. Tempat nongkrong warga sipil itu luluh lantak.

Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi, para korban langsung dilarikan ke Kompleks Medis Al-Shifa. Beberapa korban kritis. Mirisnya, di antara korban terdapat anak-anak.

“Sasaran mereka jelas warga sipil di sepanjang pantai,” tegas Kemenkes Gaza.

Rekaman detik-detik usai serangan menunjukkan kepanikan. Warga berhamburan, tim ambulans berlumuran darah mengevakuasi jenazah. Puing kafe berserakan di pelabuhan nelayan.

Ironisnya, pembantaian ini terjadi hanya 24 jam setelah Donald Trump koar-koar di Fox News mendesak Israel menghentikan serangan. Pernyataan itu disampaikan Trump saat menantunya, Jared Kushner, sedang lobi Netanyahu di Tel Aviv usai bertemu Hamas di Mesir.

Trump sesumbar Hamas akan menyerahkan senjata. Namun Netanyahu menolak mentah-mentah skema pelucutan senjata bertahap usulan Washington. Israel justru kembali menggempur Gaza hampir setiap hari dengan dalih memburu pelaku 7 Oktober 2023.

Gerakan Mujahidin Palestina mengutuk keras. Mereka menyebut ini kejahatan perang murni.

“Penargetan kafe dan tempat umum adalah genosida yang disengaja terhadap rakyat kami,” kecam mereka.

Tak hanya itu, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) menyebut serangan ini sebagai “Pembantaian Pelabuhan”. PFLP menilai ini bukti Israel menginjak-injak kesepakatan gencatan senjata.

“Perlindungan politik dari AS membuat Netanyahu semakin brutal. Tanpa tekanan internasional, ia bebas membom, membunuh, dan memaksakan kehendak Israel di Gaza,” tegas PFLP.

PFLP dan Mujahidin mendesak mediator dan dunia internasional berhenti omong kosong dan segera menghentikan mesin perang Israel. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version