EKBIS
Rupiah Menguat ke Rp16.674 per Dolar AS di Awal Pekan
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan Senin pagi (10/11/2025). Berdasarkan data pasar spot Jakarta, rupiah naik 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.674 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp16.690 per dolar AS.
Penguatan rupiah di awal pekan ini sejalan dengan tren positif di pasar keuangan Asia, di tengah ekspektasi bahwa Bank Sentral AS (The Federal Reserve) akan menahan suku bunga dalam waktu dekat. Investor global masih mencermati arah kebijakan moneter The Fed yang akan ditentukan oleh rilis data inflasi Amerika Serikat pekan ini.
Dari dalam negeri, penguatan rupiah turut ditopang oleh optimisme terhadap stabilitas ekonomi nasional, termasuk posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka menguat di atas level 8.400 pada hari yang sama.
Selain itu, aliran modal asing (capital inflow) ke pasar obligasi dan saham domestik juga memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah.
Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa tekanan eksternal masih tinggi, terutama akibat ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi harga minyak dunia, serta pergerakan indeks dolar AS yang cenderung menguat dalam beberapa pekan terakhir.
Rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp16.650–Rp16.750 per dolar AS sepanjang hari, dengan arah pergerakan masih bergantung pada dinamika global dan respon pasar terhadap data ekonomi AS serta China. (Firmansyah/Mun)
-
FOTO03/03/2026 21:00 WIBFOTO: Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Mantan Wapres Try Sutrisno
-
EKBIS03/03/2026 21:31 WIBAgresi AS-Israel ke Iran Ancam Selat Hormuz dan Bab el Mandeb, Ekonomi Dunia di Ujung Risiko
-
NUSANTARA03/03/2026 17:00 WIBMie dan Teri Berformalin Ditemukan BBPOM Serang
-
POLITIK03/03/2026 20:13 WIBBahas Geopolitik Global, Prabowo Undang Mantan Presiden ke Istana
-
NASIONAL03/03/2026 10:15 WIBKPK Amankan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Senyap
-
PAPUA TENGAH03/03/2026 19:43 WIBPemkab Mimika Terbitkan SE Bupati untuk Proteksi Kontraktor Lokal
-
EKBIS03/03/2026 16:30 WIBKolaborasi Riset Swasembada Energi, Kemdiktisaintek Gandeng MIND ID
-
NASIONAL03/03/2026 14:00 WIBEddy Ingatkan Risiko Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

















