Connect with us

EKBIS

IHSG Dibuka Naik, Namun Akhirnya Terpangkas 0,41%

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjungkal pada sejam awal perdagangan Kamis (26/2/2026). IHSG melemah 33,96 poin atau 0,41 persen ke level 8.288,25.

Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak fluktuatif di rentang 8.278 hingga 8.399. Sempat dibuka menguat 29,13 poin (0,35 persen) ke posisi 8.351,36, indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu tak mampu bertahan di zona hijau.

Transaksi Ramai, Mayoritas Saham Melemah

Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 14,72 miliar lembar saham telah ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp8,39 triliun dan frekuensi 948.341 kali transaksi.

Tercatat 243 saham menguat, 358 saham melemah, dan 209 saham stagnan. Sementara saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 ikut turun 0,41 persen.

Pada pukul 09.41 WIB, IHSG sempat terkoreksi 21,074 poin atau 0,25 persen ke level 8.301,153 dengan total transaksi Rp7,324 triliun dan volume 12,364 miliar saham.

Bursa Asia Kompak Melemah

Pelemahan IHSG terjadi di tengah mayoritas indeks saham Asia yang memerah. Indeks Hang Seng turun 0,61 persen, Shanghai Composite melemah 0,32 persen, dan Straits Times Index terkoreksi 0,19 persen.

Namun berbeda dengan yang lain, Nikkei 225 justru menguat 0,47 persen.

Wall Street Menguat, Nasdaq Melonjak 1,26%

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat ditutup di zona hijau. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,63 persen ke 49.482,15.

S&P 500 menguat 0,81 persen ke 6.946,13, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,26 persen ke 23.152,08, didorong penguatan saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Sentimen global yang positif belum sepenuhnya mampu menopang IHSG. Analis menilai pasar masih mencermati dinamika eksternal, termasuk dampak pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memicu volatilitas di pasar global.

Saham Top Gainers Melonjak hingga ARA

Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham justru melesat tajam dan masuk jajaran top gainers. Beberapa saham mencatat kenaikan 16 persen hingga 25 persen, bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Peluang Teknis IHSG

Secara teknikal, analis memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan apabila mampu bertahan di atas level 8.350 hingga penutupan sesi pertama. Jika skenario tersebut terjadi, IHSG berpeluang menguji resistance berikutnya di area 8.450.

Investor diimbau tetap mencermati volatilitas pasar serta sentimen global yang dapat memengaruhi arah pergerakan IHSG dalam jangka pendek. (Firmansyah/Mun)

TRENDING