Connect with us

EKBIS

Rupiah Pagi Ini Menguat ke Rp16.985

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, (1/4/2026). Rupiah tercatat naik sekitar 55 poin atau 0,32 persen ke level Rp16.986 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp17.041 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.10 WIB, rupiah bahkan sempat menguat lebih tinggi hingga ke posisi Rp16.979 per dolar AS atau naik 62 poin (0,36 persen) di pasar spot. Penguatan ini sejalan dengan pelemahan indeks dolar AS yang turun 0,17 persen ke level 99,78.

Pergerakan rupiah yang positif juga sejalan dengan tren mayoritas mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina memimpin penguatan dengan kenaikan 0,62 persen, diikuti won Korea Selatan 0,58 persen, dolar Taiwan 0,43 persen, serta ringgit Malaysia 0,34 persen.

Sementara itu, yuan China, dolar Singapura, dan dolar Hong Kong juga mencatat penguatan meski lebih terbatas. Di sisi lain, yen Jepang dan baht Thailand justru mengalami pelemahan terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Data Refinitiv menunjukkan rupiah berada di level Rp16.985 per dolar AS pada pembukaan perdagangan, menguat tipis dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp16.990 per dolar AS.

Penguatan rupiah kali ini didorong oleh sentimen eksternal, terutama melemahnya dolar AS akibat meredanya ketegangan geopolitik global. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut konflik dengan Iran berpotensi berakhir dalam dua hingga tiga pekan turut menekan permintaan dolar sebagai aset safe haven.

Sepanjang konflik yang berlangsung sejak akhir Februari, dolar AS sebelumnya menguat signifikan karena tingginya permintaan investor terhadap aset aman. Namun, dengan munculnya harapan de-eskalasi konflik, tekanan terhadap dolar mulai terlihat.

Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia, tercatat berada di kisaran 99,82, turun dari posisi sebelumnya di 99,96.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik dan arah kebijakan global ke depan yang berpotensi mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.

Dengan sentimen yang masih fluktuatif, rupiah diperkirakan akan bergerak dinamis sepanjang perdagangan hari ini, mengikuti arah pergerakan dolar AS dan perkembangan kondisi global. (Firmansyah/Mun)

TRENDING