JABODETABEK
BPBD: 22 RT dan 5 Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir Pagi Ini
AKTUALITAS.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (12/1/2026) menyebabkan terjadinya genangan air di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga siang hari, sebanyak 22 RT dan 5 ruas jalan tergenang banjir dengan ketinggian air bervariasi.
Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta, wilayah terdampak tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, dengan penyebab utama genangan adalah curah hujan tinggi.
Wilayah Terdampak Banjir di Jakarta Barat
Di Jakarta Barat, tercatat 9 RT tergenang, yang meliputi:
Kelurahan Tegal Alur: 5 RT
Ketinggian air mencapai 30–35 cm
Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT
Ketinggian air sekitar 30 cm
Wilayah Terdampak Banjir di Jakarta Utara
Sementara itu, Jakarta Utara menjadi wilayah dengan dampak paling luas, dengan 13 RT terdampak, yakni:
Kelurahan Kalibaru: 1 RT (30 cm)
Kelurahan Semper Barat: 3 RT (30 cm)
Kelurahan Sukapura: 1 RT (30 cm)
Kelurahan Lagoa: 2 RT (10–15 cm)
Kelurahan Tanjung Priok: 1 RT (25 cm)
Kelurahan Warakas: 5 RT (hingga 35 cm)
Ratusan Warga Mengungsi
Akibat banjir, ratusan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan. Data BPBD mencatat total pengungsi berasal dari beberapa kelurahan, antara lain:
Tegal Alur: 38 KK, 153 jiwa
Kalibaru: 50 KK, 68 jiwa
Semper Barat: 207 KK, 625 jiwa
Sukapura: 25 KK, 91 jiwa
Lagoa: 12 KK, 25 jiwa
Warakas: 81 KK, 175 jiwa
Para pengungsi ditampung di rumah susun, masjid, musala, RPTRA, hingga gedung pelayanan masyarakat.
5 Ruas Jalan Tergenang
Selain permukiman, banjir juga merendam 5 ruas jalan utama, antara lain:
Jalan Kampung Bahari, Tanjung Priok (20 cm)
Jalan Gunung Sahari, Pademangan Barat (15 cm)
Jalan R.E. Martadinata, depan Stasiun Ancol (15 cm)
Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Semper Barat (20 cm)
Jalan Muara Baru, Penjaringan (10 cm)
Genangan tersebut sempat mengganggu aktivitas lalu lintas di beberapa titik.
BPBD Kerahkan Personel dan Targetkan Genangan Cepat Surut
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel gabungan untuk memantau dan menangani genangan. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal.
Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi. BPBD menargetkan genangan dapat segera surut dalam waktu cepat.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan dan banjir susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112, yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. (Kusuma/Mun)
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 07:00 WIBKader PKB Syamsul Auliya Ditangkap KPK dalam OTT Proyek Pemkab Cilacap
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
NUSANTARA14/03/2026 08:30 WIBBMKG: Eks-Siklon Nuri Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia

















