Connect with us

JABODETABEK

Warga Jakarta Diminta Hati-hati Cuaca Panas Ekstrem

Aktualitas.id -

Warga Jakarta Diminta Hati-hati Cuaca Panas Ekstrem, ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengingatkan masyarakat ibu kota untuk mewaspadai dampak kesehatan akibat cuaca panas ekstrem yang sedang melanda Jakarta. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan tubuh mulai dari dehidrasi hingga heatstroke.

Kepala Dinkes DKI, Ani Ruspitawati, menekankan bahwa paparan suhu tinggi dapat langsung memengaruhi kondisi fisik apabila tidak diantisipasi dengan baik.

“Secara umum, dampak kesehatan akibat cuaca panas termasuk kekurangan cairan (dehidrasi), kelelahan (heat exhaustion), hingga heatstroke,” kata Ani, dikutip Minggu (15/3/2026).

Selain itu, paparan panas yang berlebihan juga dapat menimbulkan gejala lain seperti pusing, kram otot, gangguan kardiovaskular, gangguan pernapasan, hingga iritasi kulit.

“Paparan dari cuaca panas tinggi bisa memicu pusing, kram otot, gangguan jantung dan pernapasan, serta iritasi kulit,” jelas Ani.

Menurutnya, kelompok masyarakat yang paling berisiko terdampak cuaca panas ekstrem meliputi pekerja lapangan, anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Untuk mencegah dampak buruk, Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah antisipasi. Salah satunya dengan menjaga hidrasi tubuh melalui konsumsi air putih secara cukup, bahkan sebelum merasa haus.

“Konsumsi banyak air putih, gunakan pakaian ringan atau longgar, dan sebisa mungkin gunakan topi atau payung saat keluar rumah. Batasi aktivitas fisik berat di siang hari,” tambah Ani.

Masyarakat juga disarankan menjaga suhu ruang tetap sejuk saat berada di dalam rumah atau kantor, dengan menggunakan pendingin ruangan atau kipas angin.

Selain itu, mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mempercepat dehidrasi, seperti makanan tinggi garam dan minuman berkafein seperti kopi dan teh, juga dianjurkan.

“Kelompok rentan sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan, dan jika terpaksa keluar, pastikan menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung,” tutup Ani.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu warga Jakarta menghadapi cuaca panas ekstrem dengan aman dan menjaga kesehatan tubuh tetap optimal. (Kusuma/Mun)

TRENDING