NASIONAL
Koalisi Indonesia Adil Sebut Kepala Daerah tak Masuk Timses
Tidak dilibatkan agar fokus pada masalah di daerah
AKTUALITAS.ID – Partai pengusung Prabowo-Sandi atau Koalisi Indonesia Adil Makmur menegaskan kembali, kepala daerah di bawah partai koalisi tidak masuk ke dalam tim sukses. Hal itu dilakukan agar kepala daerah bisa konsentrasi melayani masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing daerahnya. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
“Kami minta agar seluruh kepala daerah berkontestasi memimpin di daerahnya masing-masing karena tanggung jawab dia yang lebih besar adalah meningkatkan pelayanan kesejahteraan dan pembangunan di daerahnya masing-masing,” tegas Ahmad Muzani di Jalan Kertanegara nomor 4, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2018) malam.
Lanjut Muzani, untuk persoalan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan diurus oleh partai koalisi ditingkatnya masing-masing. Adapun terkait pilihan politik itu diserahkan kepada pilihan masing-masing kepala daerah.
“Kami tidak meminta kepada mereka saya kira pilihan mereka sudah tahu dan sudah pasti, sehingga kami sudah tahu apa yang mereka lakukan,” tambahnya.
Untuk susunan tim sukses, Muzani mengatakan akan masih dibahas pada Kamis (19/9/2018). Itu karena masi akan mengalami penyempurnaan, karena ada beberapa masukan yang sangat berarti. Sehingga struktur tim sukses Koalisi Indonesia Adil Makmur belum bisa umumkan pada hari ini. Kemudian draftnya akan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 20 September 2018.
-
POLITIK27/04/2026 06:00 WIBNasDem: Threshold Nasional Bisa Hapus Kursi di Daerah
-
DUNIA27/04/2026 15:00 WIBIbu Hamil Kembar & Anak-Anaknya Tewas Dibom Israel
-
POLITIK27/04/2026 13:00 WIBAria Bima: RUU Pemilu Ditunda Demi Hindari Judicial Review
-
PAPUA TENGAH27/04/2026 16:30 WIBQuattrick Kompol Onisimus Benamkan Persemi All Star di Gold Store Arena
-
OASE27/04/2026 05:00 WIBIni Alasan Nabi Tolak Tawaran ‘Tukar Sembah’ Kaum Quraisy
-
JABODETABEK27/04/2026 14:30 WIBPolisi Pastikan 2 Pelaku Penganiayaan TNI Ditangkap
-
POLITIK27/04/2026 11:00 WIBAnas: Batas 2 Periode Ketum Parpol Bisa Cegah Feodalisme
-
NASIONAL27/04/2026 07:00 WIBDPR Dorong PBB Tinjau Ulang Perlindungan Pasukan